Cerita Miris PSK di Larantuka, Libatkan Suami dalam Kerja

Ilustrasi

Ilustrasi

LARANTUKA, berandanusantara.com – Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) di Larantuka, kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menceritakan aktifitas bisnis “lendir” yang dilakoninya. Suaminya tahu dan ikut mendukung.

Dukungan suaminya itu diwujudkan dengan setia antar jemput sang istri pada saat transaksi seks dengan pelanggan. Itulah fakta yang terjadi, meski keduanya telah memiliki tiga orang anak dari hasil pernikahan mereka.

Kisah PSK berusia 35 tahun, sebut saja Bunga, membeberkan kisahnya itu saat ditangkap dan diinterogasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Flores Timur, kabupaten yang sangat terkenal dengan wisata religius Semana Santa itu.

“ā€œIa mengaku setiap hari diantar jemput suaminya. Dia diantar ke lokasi pasar kota Larantuka, selanjutnya PSK tersebut begerak sendiri ke lokasi transaksi me PPggunakan ojek,ā€ ujar Kasat Pol PP Flotim, Donatus Kopong Weran, Rabu (12/12/2018) kemarin.

Donatus menjelaskan, praktek prostitusi liar di kabupaten Flotim sudah sangat meresahkan warga. Warga lokal pun ada yang berprofesi sebagai PSK dan berbaur dengan masyarakat di rumah-rumah penduduk serta kos-kosan.

Untuk itu, pihaknya terus berusaha meminimalisir praktek haram itu di Kota Larantuka, dengan rutin melakukan penertiban. Sanksi tegas pun siap diberikan untuk memberikan efek jerah bagi para pelaku.

“Kami berharap kerja sama semua pihak terutama pemerintah kelurahan untuk menyikapi penyakit sosial masyarakat agar bisa diidentifikasi secara benar,” pungkasnya.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Flotim dalam rilisnya menyebutkan, penderita HIV AIDS dibkabupaten tersebut mencapai 279 orang. 78 diantaranya merupakan ibu rumah tangga. (AM/DT)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons