Debat Kedua, Jonas Salean Berulang Kali Ditegur Moderator

Debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang ke 2. (Ist)

Debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang ke 2. (Ist)

KUPANG, berandanusantara.com – Calon Wali Kota Kupang, Jonas Salean berulang kali ditegur oleh moderator atau pembawa acara, lantaran menjawab keluar dari konteks pertanyaan yang diajukan. Hal ini terjadi pada debat kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/1/2017).

Selain berbicara keluar konteks yang disuguhkan dalam debat yang dipandu Aser Rihu Tugu dan Ina Djara itu, Yonas yang berpasangan dengan Niko Frans juga terkesan menyerang pribadi dari rivalnya Jefry Riwu Kore dan Hermanus Man. Alhasil, pasangan yang bertagline Sahabat ini harus mendapat teguran sebanyak dua kali.

Teguran tersebut bermula ketika moderator memberikan tema supremasi hukum untuk dibahas masing-masing pasangan calon. Calon petahana tersebut malah menyinggung dan mempertanyakan soal dana Program Indonesia Pintar (PIP). Dia juga mempermasalahkan para penerima bantuan PIP, karena menurut dia, sebanyak 100 ribu siswa SD, SMP dan SMA tidak berhak menerima bantuan tersebut.

Saat berbicara soal PIP, Jonas yang pada periode lalu berpasangan dengan Hermanus Man, moderator Aser Rihi Tugu memotong pembicaraannya dan meminta dia untuk berbira kembali pada tema yang diberikan. “Tema yang diberikan adalah supremasi hukum, bukan soal kasus,” tegas Aser Rihi Tugu.

Teguran kedua disampaikan oleh moderator lainnya yakni Ina Djara. Teguran itu kembali diberikan kepada Jonas Salean saat menjawab pertanyaan soal dugaan raibnya dana Sisa Lebih Perhitungan Negara (Silpa) dari pasangan calon Jefry Riwu Kore – Hermanus Man (FirManMu). Pasangan FirManMu menilai dana Silpa di Kota Kupang raib entah kemana.

Lagi-lagi, menanggapi pertanyaan tersebut, Jonas malah kembali menyinggung soal PIP dan menuding Jefry Riwu Kore tidak tunduk pada Juknis. Menanggapi itu, moderator Ina Djara kembali meminta Jonas untuk fokus pada persoalan. “Tolong fokus pada materi dan jangan menyerang pribadi,” tegas Ina Djara kepada paket Sahabat. (AM)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons