PKPI TTS Targetkan 10 Kursi di Pileg 2019

Para Kader dan Caleg PKPI TTS berpose bersama Ketua DPP PKPI NTT, serta para narasumber dalam bimtek daerah di hotel Gajah Mada, Kota Soe. (Ist)

Para Kader dan Caleg PKPI TTS berpose bersama Ketua DPP PKPI NTT, serta para narasumber dalam bimtek daerah di hotel Gajah Mada, Kota Soe. (Ist)

KUPANG, berandanusantara.com – Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, optimis dapat meraih dukungan penuh dari masyarakat dalam perhelatan Pemilihan Legislatif (pileg) 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPK PKPI TTS, Steven Tafui, Sabtu (15/12/2018), melalui pesan whatsapp. Untuk memperkuat optimisme tersebut, dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) daerah bagi para calon anggota Legislatif (Caleg) selama dua hari pada tanggal 15-16 Desember 2018, di Hotel Gajah Mada, Kota SoE. Sementara para peserta menginap di Hotel Jatih Asih Kota SoE.

“Dengan dilaksanakan Bimtek Daerah ini diharapkan Caleg dan Kader PKPI bekerja lebih keras, dengan strategi yang profesional, sehingga Terget kursi DPRD kabupaten dari 4 Kursi menjadi 10, dan DPRD provinsi minimal 2 Kursi,” tegas Steven Tafui.

Menurut Tafui, selain caleg, Bimtek juga menghadirkan istri, suami, serta orang tua dari caleg. Hal ini dilakukan dengan harapan para caleg mendapatkan dukungan yang kuat dari keluarga. “Dukungan keluarga sangat penting untuk para caleg,” tandasnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI NTT, Yan Richard Mboeik saat menjadi narasumber dal bimtek tersebut menekankan agar para caleg dan kader PKPI wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Urusan partai bisa menjadi second priority atau prioritas kedua, namun kepentingan dan keutuhan negara menjadi prioritas utama yang mesti diperjuangkan oleh seluruh kader partai politik,” ungkap Yan Mboeik di hadapan para caleg PKPI TTS.

Yan Mboeik juga menegaskan bahwa para kader memiliki tanggung jawab memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk tetap menjaga keutuhan bangsa, dengan tetap menjaga ideologi bangsa melalui empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Saat ini terdapat isu dan fitnah yang dikembangkan secara masif untuk mengadu domba masyarakat. Dan ini menjadi tugas para kader PKPI untuk memberikan pencerahan di masyarakat,” tegas Mboeik.

Yang menjadi dalam kegiatan bimtek diantaranya; KPUD TTS, Bawaslu TTS, Badan Kesbangpol TTS, Polres TTS, Kodim 1621 SoE, DPP PKPI NTT dan DPK PKPI TTS. (AM/BN)

Para Kader PKPI TTS serius mendengarkan materi dalam bimtek. (Ist)

Para Kader PKPI TTS serius mendengarkan materi dalam bimtek. (Ist)

Para Narasumber ketika memberikan materi dalam bimtek bersama kader PKPI TTS. (Ist)

Para Narasumber ketika memberikan materi dalam bimtek bersama kader PKPI TTS. (Ist)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons