Sebelum Bunuh Diri, Mahasiswa Asal TTS Tinggalkan Surat untuk Orang Tua dan Pacar

Adrian (dok pribadi/fb)

Adrian (dok pribadi/fb)

BOGOR, berandanusantara.com – Seorang Mahasiswa ditemukan tewas bunuh diri di sebuah cafe di jalan Paledang, kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/11/2017). Mahasiswa tersebut diketahui bernama Adrian (25) dan berasal dari kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti yang dilansir pojoksatu.id, sebelum meninggal, Adrian menuliskan surat untuk orang tua, keluarga, serta pacarnya. Surat tersebut berisi permohonan maaf, karena dia belum bisa mencapai sukses, seperti yang didambakan keluarga dan orang terdekatnya.

“Suratnya ditemukan di dekat korban bunuh diri,” ujar Kasubag Humas Polres Bogor AKP Syarif Hidayat.

Berikut isi surat Adrian yang ditulis dengan menggunakan bahasa daerah Kupang sebelum bunuh diri:

Maaf kalo beta banyak salah, beta pilih jalan begini, karena beta rasa memang sudah tak sanggup lagi, beta terlambat sukses di umur beta yang sudah terlalu jauh.

Sebelumnya upi terima kasih banyak, ma sudah mau melihara beta sampai beta banyak bikin susah ma, ma tetap sayang beta, kemapu anak kandung, ma beta banyak terima kasih, di ma sama keluarga.

Buat beta pung bapak dan beta pung mama, beta pu adik-adik beta minta maaf juga, beta belum sempat bikin bosong keluarga bahagia, karena beta pung ke bodolan sendiri.

Beta sayang bapak dan mama walau katong hidup kurang ju, beta tetap sayang bapa sama mama, maaf beta sudah terjerumus, buat beta menderita, beta pamit beta minta maaf.

Di surat tersebut, korban juga menulis pesan untuk kekasihnya. Ia berharap agar kekasihnya mendapat laki-laki yang baik.

“Yang terakhir buat kristal, maaf beta sudah bisa jadi yang terakhir buat u, tapi u susah jadi yang terakhir buat beta ko. Beta sayang u, beta cinta u. Tal tapi memang ini sudah memang pung sudah jalan tal,” tulisnya.

“Semoga u dapat suami yang betul-betul sayang u Tal, maaf beta banyak buat susah u juga, beta pamit Tal, semoga kita bisa ketemu di kehidupan mendatang,” pungkasnya.

Selain meninggalkan surat, dalam sebuah akun facebook yang diketahui adalah milik Adrian, juga memuat postingan status yang diduga kuat bermakna ucapan perpisahan. Status tersebut berbunyi;

Hari terkahir..!
Sampai jumpa..!

Postingan di akun milik Adrian tanggal 7 November 2017.

Postingan di akun milik Adrian tanggal 7 November 2017.

Menanggapi postingan status tersebut, teman-teman Adrian yang berteman dalam akun facebooknya, hampir semuanya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Adrian.

Komentar teman dan kerabat Adrian pada postingan di akun facebook.

Komentar teman dan kerabat Adrian pada postingan di akun facebook.

 

(AM/pojoksatu.id)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons