Teror KPUD dan Polres Flotim Lewat Medsos, Remaja Adonara Barat Ditangkap

Sabinus saat diamankan aparat Polres Flotim. (Ist)

Sabinus saat diamankan aparat Polres Flotim. (Ist)

LARANTUKA, berandanusantara.com – Seorang remaja asal kecamatan Adonara Barat, kabupaten Flores Timur (Flotim), Senin (20/2/2017) ditangkap aparat kepolisian setempat lantaran dituduh melakukan teror dan fitnah melalui media sosial (Medsos). Sasaran dan fitnah tersebut dilayangkan kepada KPUD Flotim.

Pemuda tersebut bernama Sabinus Lewotapo. Namun, akun medsos yang dipakai dalam aksinya itu menggunakan nama Akjaz Waiwadan. Postingan itu dikirim ke grup Suara Flotim yang saat itu sedang ramai membahas soal Pilkada Flotim.

Postingan itu berbunyi, “Dari Panwaslu dan Kapolres tidak memproses masalah tersebut (Seputar Pilkada), maka masa Antero (Salah satu nama paket pasangan calon di Pilkada Flotim) mendatangkan massa yang lebih banyak untuk menghancurkan gedung KPU pada 24 Februari yang akan datang.”

Pelaku ditangkap atas laporan KPUD Flotim dan saat ini sedang ditahan di tahanan Kepolisian Resort (Polres) Flotim. Selanjutnya, pelaku akan menjalani peneriksaan.

“Pelaku saat ini kami amankan dan sedang dalam proses penyelidikan dan penyidikan secara mendalam,” jelas Kasat Reskrim Pokres Flotim, Iptu I Nenga Lantika, Selasa (21/2/2017).

Sementara pelaku Sabinus mengaku tidak ada maksud untuk mengancam pihak KPUD Flotim. Dia menjelaskan, postingan itu dibuat karena dirinya diajak oleh seorang tetangganya yang berinisial AH. AH, kata dia, yang menyuruh dia untuk membuat postingan dengan kalimat seperti itu.

“Postingan saya itu merupakan kata-kata yang diucapkan oleh AH. AH merupakan pendukung salah satu pasangan calon di Pikkada Flotim yang baru saja digelar pada 15 Februari 2017 lalu,” katanya.

Sabinus bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak KPUD dan Polres Flotim terkait dengan postingannya itu. Hingga berita ini diturunkan, Sabinus masih ditahan di Mapolres Flotim. Belum ada keterangan lanjutan soal status Sabinus setelah menjalani pemeriksaan. (AM/TimurNTT)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons