5 Tahun Oelua Jadi Desa Contoh

  • Whatsapp
Anwar Idris

Rote Ndao, BN- Menjadi Desa Contoh adalah sebuah penghargaan yang sangat baik. Namun, untuk menjadi sebuah Desa Contoh bukanlah perkara yang gampang. Butuh sebuah kerja keras Pimpinan Desa, Aparat Desa, serta seluruh masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut. Desa Oelua, sebuah Desa yang berada di Kabupaten Rote Ndao sudah lima kali berturut-turut dinobatkan sebagai Desa Contoh sejak tahun 2009. Ini jelas sebuah prestasi yang membanggakan buat Desa Oelua.

Lepas dari pada itu, prestasi yang membanggakan itu juga terwujud oleh peran Kepala Desa sebagai Nahkoda, membawa Desa Oelua berjalan ke arah yang lebih baik dan pada akhirnya menjadi Desa Contoh.

Anwar Idris namanya. Dialah Kepala Desa Oelua. Sosok sederhana dan penuh semangat, serta bersahabat dengan siapa saja. Prinsip kerja Sang Kades ini sangat luar biasa. “Benahi yang kurang baik, rapihkan yang tercecer, dan jemput mereka yang tertinggal,” Inilah prinsip dasar Anwar Idris dalam membangun desanya.

Oleh karena kerja keras itulah, saat perayaan HUT Proklamasi RI ke-69, Minggu (17/08/2014) kemarin, Anwar Idris selaku Kepala Desa Oelua diundang khusus oleh Gubernur NTT untuk mengikuti Upacarta di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur, sekaligus menerima penghargaan untuk desanya sebagai desa terbaik untuk ke-5 kalinya dari 89 desa yang ada di Kabupaten Rote Ndao.

Sebelumnya, Anwar Idris yang ditemui berandanusantara.com di kediamannya, jumat (15/08/2014), menjelaskan, bicara menyangkut alasan desanya menjadi desa contoh merupakan kewenangan dari pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. “Ini merupakan keputusan yang di atas,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, sejak tahun 2009 silam, Desa Oelua mendapat penghargaan sebagai desa contoh bukan hanya dalam hal produk unggulan, tetapi termasuk dengan penataan admistrasi desa, dan secara keseluruhan meliputi; profil desa, monografi, tata ruang kantor, struktur desa, serta gotong royong masyarakat.

Selain itu, sebut Idris, pada tahun 2010 dan 2011, dirinya mewakili masyarakat desa oelua serta 89 desa/keluarahan, untuk mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) mengenai masyarakat penyandang masalah social bersama 30 warganya di Kantor Kementrian Sosial, di Jakarta.

Tidak hanya itu, Anwar sadar betul bahwa yang diembannya merupakan kepercayaan dan anugerah. Sehingga, kata dia, dalam roda pemerintahan yang dipimpinnya ia terus berkompetisi dengan bekerja keras dan membangun hubungan social kemasyarakatan yang baik, serta dalam kaitannya dengan pembangunan menjadi desa mandiri. “Ini perlu kerja keras,” ungkapnya.

Pada tahun 2012 sampai tahun 2013, lanjutnya, Desa Oelua mendapatkan penghargaan dari Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM sebagai desa tercepat dalam penyerapan anggur merah melalui BPMPD Kabupaten Rote Ndao.

Seperti itulah rincian prestasi yang disampaikan Anwar idris sebagai Pemimpin di desa Oelua. Ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan yang besar untuk Kabupaten Rote Ndao. Namun, ini juga menjadi catatan yang baik untuk Sejumlah Kepala Desa yang ada di Kabupaten Rote Ndao agar terus bekerja keras membangun desanya.

Ia berharap agar setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Rote Ndao untuk terus tingkatkan efektifitas dalam bekerja dengan hati nuran, serta memiliki rasa tanggung jawab. “ Ini ibaratnya kita berdiri sebagai seorang Ayah dan Ibu untuk anak-anaknya,” tandasnya.

Bagi desa dan kelurahan yang belum memiliki kesempatan seperti halnya desa Oelua, kata Anwar, jangan berkecil hati, tetapi teruslah bekerja keras dan berkompetisi dalam mengelolah dan membangun desanya masing-masing.
Bukanlah perkara yang gampang untuk merangkul 3.227 Jiwa dari 5 Dusun, dan di dalamnya terdapat 778 Kepala Keluarga di Desa Oelua. Karena kerja keras dan doalah membuat Anwar Idris masih dipercaya sebagai Kepala Desa. “Dukungan masyarakat sangat penting, dan yang tak kalah penting adalah kerja keras dan doa,” pungkasnya. (ryan tulle)

Related posts