KUPANG, BN — Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT tahun 2025 resmi berlangsung di Hotel Neo Aston El Tari Kupang, Kamis (27/11/2025).
Selain momentum seleksi kepemimpinan partai, agenda lima tahunan ini menjadi titik konsolidasi penting karena PKB NTT memiliki target besar di Pemilu 2029 yakni meraih 90 kursi DPRD.
Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi, menegaskan bahwa target tersebut didasarkan pada tren kenaikan suara yang telah terbukti dalam tiga pemilu terakhir.
Pada 2014, PKB hanya mampu meraih 57 kursi. Perolehan itu melonjak tajam menjadi 80 kursi pada 2019, dan kembali meningkat pada 2024 dengan capaian 85 kursi serta tetap mengamankan dua kursi DPR RI.
“Target kita 90 kursi. Hari ini kita sudah berada di angka 80-an. Dengan kerja bersama, 2029 harus naikbukan turun,” tegas Aloysius saat pembukaan Muswil.
Ia menambahkan, PKB mengalami peningkatan kursi di hampir seluruh kabupaten, hanya dua daerah yang bertahan pada dua kursi, sementara yang lain terus bertambah. PKB juga berhasil merebut unsur pimpinan DPRD di Alor, Nagekeo, dan Sumba Tengah pada 2024.
Muswil kali ini difokuskan pada evaluasi menyeluruh dan perumusan strategi untuk memastikan target 90 kursi benar-benar tercapai. Aloysius menegaskan dirinya siap menerima evaluasi apapun dari partai. “Kalau pun saya nanti diganti sebagai ketua, saya siap. Sebagai kader, kita harus siap dengan setiap keputusan partai,” katanya.
H. Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa seluruh Muswil PKB di 38 provinsi telah berjalan konsisten dalam enam siklus kegiatan. NTT dipilih berlangsung pada 27 November karena dinilai memiliki kesiapan organisasi dan momentum konsolidasi yang kuat.
Menurut Halim, capaian PKB NTT dalam tiga pemilu terakhir adalah modal utama untuk mencetak sejarah baru di 2029. “Dengan konsistensi perjuangan, kami optimis PKB NTT akan menorehkan rekor baru. 90 kursi bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya.
Muswil DPW PKB NTT 2025 dihadiri tokoh-tokoh penting PKB yakni Ketua Bidang Pengelolaan Organisasi Eksekutif dan Legislatif DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, Ketua Dewan Syuro DPW PKB NTT, Ismail Dean, Sekretaris DPW PKB NTT, Kaharudin, anggota DPR RI Usman Husin dan Dipo Nusantara, para anggota DPRD Provinsi dan kabupaten/kota se-NTT, serta para pengurus DPC PKB kabupaten/kota.
Hadir juga pada kesempatan itu Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah NTT, para tokoh agama, serta sejumlah pimpinan Partai Politik.
H. Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa seluruh Muswil PKB di 38 provinsi telah berjalan konsisten dalam enam siklus kegiatan. NTT dipilih berlangsung pada 27 November karena dinilai memiliki kesiapan organisasi dan momentum konsolidasi yang kuat.
Menurut Halim, capaian PKB NTT dalam tiga pemilu terakhir adalah modal utama untuk mencetak sejarah baru di 2029. “Dengan konsistensi perjuangan, kami optimis PKB NTT akan menorehkan rekor baru. 90 kursi bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya. (*/BN)






