Benny Litelnoni Blusukan ke Pasar Lipa Alor, Ini Keluhan Pedagang

  • Whatsapp
Ist
Ist
Ist

KALABAHI, berandanusantara.com – Selain Cagub NTT Benny K Harman, pasangannya Wakilnya Benny A. Litelnoni juga melakukan blusukan ke pasar tradisional. Dalam masa kampanyenya di kabupaten Alor, dia menyinggahi Pasar Lipa, Kota Kalabahi.

Tiba bersama romobongan di pasar yang letaknya persis di jalan utama Kota Kalabahi, Benny Litelnoni langsung menyambangi salah seorang pedagang yang berjualan sirih pinang. Tak lama kemudian, sejumlah pedagang yang rata-rata adalah perempuan datang mendekati Benny Litelnoni.

Read More

banner 728x250

Mereka nampak sangat gembira dengan kedatangan sosok nomor 2 di NTT, yang saat ini kembali maju sebagai Cawagub berpasangan dengan Benny K Harman. Selain bersalaman, sambil membeli dan makan sirih pinang yang dijual, Litelnoni pun nampak berkelakar dengan mereka, sembari semuanya tertawa lepas.

Namun di balik itu, mantan Wakil Bupati TTS itu juga mendapatkan sejumlah keluhan dan masukan dari para pedagang setempat. Lagi-lagi, seperti yang didapat dari blusukan pasar di kabupaten lain, di Alor pun modal usaha menjadi salah satu kendala bagi para pedagang.

“Kami masih kesulitan mendapatkan modal usaha,” ujar Didin Ryasid, salah seorang pedagang di pasar tersebut.

Pedagang lainnya, Syamsudin Sili, justru mengeluhkan soal infrastruktur di daerahnya, dari desa Kokar menuju ke kecamatan Alor Barat laut. Menurutnya, jalan di daerah tersebut sangat parah dan sampai saat ini belum ada perbaikan.

“Sangat parah, apalagi kami selalu melewati jalan tersebut kalau bawa hasil kebun,” katanya.

Benny Litelnoni mengatakan saat Pasar Lipa dibangun, dirinya dalam kapasitas sebagai Wakil Gubernur yang melakukan peletakan batu pertama. Dia mengapresiasi kalau pasar tersebut sudah dalam kondisi seperti itu.

Meski demikian, menurutnya, pasar tersebut masih harus ditata ulang agar terlihat lebih baik. Dan, kata dia, perlu keseriusan dari pemerintah. “Supaya fasilitas seperti Pasar ini bisa digunakan untuk aktivitas perdagangan,” katanya.

Sementara menyangkut dengan keluham modal usaha dan infrastruktur penunjang, Benny Litelnoni mengatakan hal tersebut sudah menjadi prioritas bagi paket Harmoni jika terpilih memimpin NTT lima tahun kedepan.

“Dalam lima program unggulan paket Harmoni, modal usaha tanpa jaminan dan infrastruktur sudah masuk di dalamnya. Oleh karena itu, pasti akan kami selesaikan,” pungkas dia. (AM)

Related posts