Dimonim Air Resmi Layani Penerbangan Kupang–Pantar PP

  • Whatsapp
Wakil Gubernur NTT melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya rute penerbangan Kupang--Pantar PP. (Foto: *BN)

KUPANG, berandanusantara.com – Maskapai Dimonim Air melakukan penerbangan perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang tahun 2021 untuk rute Kupang–Pantar PP, Senin (5/7/2021).

Ikut dalam penerbangan perdana, Wakil Gubernur NTT Josef Nai Soi, Kepala Dinas Perhubungan Povinsi NTT Isyak Nuka, Ketua ASITA NTT Abed Frans, Rohaniwan Pendeta Yandi Manobe, serta Owner Dimonim Air Capt. Vico Amalo bersama sang istri, Actry Mevy Amalo.

Read More

banner 728x250

Rombongan bertolak dari Bandar Udara El Tari Kupang pada pukul 12.00 Wita dan tiba di Bandar Udara Kabir, Pulau Pantar, Alor sekira pukul 12.48 Wita. Wakil Gubernur dan rombongan kemudian disambut dengan dengan tarian adat setempat.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Josef Nai Soi melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya penerbangan perdana Dimonim rute Kupang–Pantar PP. Sebelumnya, warga yang ingin berpergian dari dan ke Pulau Pantar hanya bisa melalui jalur laut.

Wakil Gubernur Nai Soi mengatakan NTT sebenarnya tidak miskin Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM), namun NTT hanya miskin aksesibilitas yang salah satunya adalah transportasi. Dengan penerbangan perdana, menurutnya, membuktikan kerjasama yang baik dari semua pihak.

“Ini bukti keseriusan pemerintah bekerjasama atau berkolaborasi dengan pihak swasta, yakni Dimonim Air, untuk memperjuangkan aksesibilitas bisa bertambah, sehingga kemakmuran dan kesejahteraan bisa diperoleh masyarakat di Pulau Pantar, Alor, bahkan NTT,” ungkap Nai Soi.

Camat Pulau Pantar, Nikodemus Alofani mewakili Pemerintah Daerah Alor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten, serta pihak Dimonim Air yang telah berupaya membuka isolasi wilayah, sehingga bisa berdampak pada pendapatan masyarakat dan daerah.

Penerbangan perdana Dimonim Air rute Kupang–Pantar PP. (Foto: *BN)

Dia juga mengapresiasi Maskapai Dimonim Air yang menaruh perhatian serius terhadap akses transportasi, khususnya di daerah. Dia berharap, Dimonim dapat terus mengembangkan sayap pelayanannya di daerah-daerah lain di NTT, yang masih membutuhkan akses transportasi udara.

“Kami berharap pada 5–6 tahun ke depan, Dimonim Air semakin maju, berkembang dan semakin bertambah armadanya agar bisa memperkuat akses terutama ke daerah-daerah pedalaman,” tandasnya.

Sementara Owner Dimonim Air, Capt. Vico Amalo mengatakan rute Kupang–Pantar PP merupakan rute tambahan untuk tahun 2021. Dia berharap dengan kehadiran Dimonim Air bisa menjadi berkat bagi masyarakat Pulau Pantar, Alor, bahkan NTT pada umumnya.

Sebelumnya, jelas Capt. Vico, untuk NTT Dimonim telah melayani rute Kupang–Kisar, Rote–Sabu, Sabu–Ende, Sabu–Waingapu, serta Waingapu–Ruteng. Pihaknya juga berencana akan mengusulkan untuk rute-rute baru yakni Lembata–Alor, Alor Kisar, serta Sabu–Lembata.

“Ini baru rencana. Semuanya tergantung persetujuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Perhubungan. Semoga ke depannya dapat terealisir,” jelas Capt. Vico Amalo.

Pesawat Dimonim Air yang melayani rute Kupang–Pantar PP berjenis Cessna 208 dengan kapasitas penumpang 12 orang. Harga tiket yang dibandrol sangat murah yakni hanya Rp290 ribu, sudah termasuk bagasi 10 kg. Penerbangan akan dilakukan setiap minggu yakni pada hari Senin dan Rabu. (*BN/AM)

Related posts