Kalah Pilkades, Adik Kandung Petahana Bakar Rumah Pendukung Kades Pemenang

  • Whatsapp
Rumah milik Hywa Rara Thana yang dibakar. (Foto: istimewa)

WAINGAPU, berandanusantara.com – Gegara kakak kandungnya tidak lagi tepilih sebagai kepala desa, seorang pria di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, nekat membakar rumah warga lain yang mendukung calon kepala desa yang menang pemilihan.

Rumah yang dibakar milik warga bernama Hywa Rara Thana (65), di Kampung Kolokora, Dusun Anakiala, Desa Watumbelar, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (17/11/2021) kemarin.

Read More

banner 728x250

Rumah Hywa dibakar oleh Nikodemus Maulanda. Korban Hywa Rara Thana merupakan pendukung dari Umbu Nuku Hambaora, (Pemenang hasil hitung panitia pilkades).

Sedangkan terduga pelaku adalah pendukung (adik kandung) yakni Yunus Keba Lumbu Lamba (Mantan kades yang kalah dalam hasil hitung panitia pilkades).

Informasi yang dihimpun dari Hywa, sekitar pukul 08.00 Wita dia bersama istrinya Maria Bangu Kahi dalam perjalanan pulang dari rumah anak kandung mereka Melda Dupu Mbita (32).

Jarak sekitar 50 meter dari rumahnya, korban melihat asap membumbung tinggi. Hywa dan istrinya bergegas lari ke sumber asap. Sesaat sebelum tiba di rumah, mereka berdua melihat pelaku Nikodemus Maulanda yang berusaha lari untuk menghindar.

Mereka melihat rumah sudah terbakar. Hywa Rara Thana dan istrinya berusaha untuk menyelamat barang, namun api sudah terlalu besar, sehingga keduanya pasrah.

Sekitar jam 10.00 Wita, korban ke kampung Anakiala untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lewa.

Akibat rumahnya dibakar, Hywa Rara Thana mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Enam karung berisi padi terbakar, surat-surat berharga seperti, kartu keluarga, akte lahir, akte nikah, akte baptis, mesin potong rumput, perabotan rumah tangga, kaca solarsel, aki empat buah, sepeda motor, pakaian empat karung dan kain adat terbakar semua,” jelas Hywa, Kamis (18/11).

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono mengatakan, pelaku diduga melakukan aksinya karena permasalahan politik (pilkades) di desa Watumbelar. Korban merupakan pendukung pemenang hasil hitung panitia pilkades, sedangkan terduga pelaku adalah pendukung (adik kandung) dari Mantan kades atau kalah dalam hasil pemilihan.

“Iya kejadian kebakarannya di Kecamatan Lewa,” ujarnya, Kamis (18/11).

Menurut Kapolres, Kanit Reskrim Polsek Lewa Bripka Juan Pablo dan Kanit Buser Polres Sumba Timur, Bripka Christofel TS bersama anggota, langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Pelaksanaan Pilkades serentak di 99 desa di Kabupaten Sumba Timur digelar pada Selasa (16/11) lalu,” tutup Handrio Wicaksono. (*BN/MD)

Related posts