Kunjungan Mal Pelayanan Publik Kota Kupang Tembus 55.000 di Awal November 2025

  • Whatsapp
Andre Otta. (Ist)

KUPANG, BN – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang mencatat lonjakan kunjungan yang signifikan pada minggu pertama November 2025. Total 55.000 kunjungan tercatat dalam sepekan, meningkat hampir dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun 2024 yang berada pada angka 24.000 kunjungan.

Padahal, ketika MPP Kota Kupang diluncurkan bersamaan dengan 10 kabupaten/kota lain di Indonesia, data statistik menunjukkan tingkat kunjungan rata-rata hanya 200–300 orang per bulan, akibat fasilitas layanan yang saat itu masih sangat terbatas.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M., menyebut kenaikan drastis ini sebagai hasil nyata dari proses pembenahan yang dilakukan sejak ia mulai memimpin.

Andre, sapaan karibnya mengungkapkan, langkah awal pembenahan saat ia menjabat sebagai pimpinan di DPMPTSP yakni dimulai dengan observasi selama satu bulan. Setelah itu, slogan MPP yang sebelumnya “cepat” diubah menjadi “BESTI: Beres dan Pasti.”

“Masyarakat itu besti-nya pelayanan, dan MPP itu besti-nya masyarakat. Kalau besti datang ke MPP, beres dan pasti. Ini filosofi sederhana, mudah diucapkan, dan kekinian,” jelasnya.

Rebranding ini sekaligus mengubah pendekatan layanan, menjadikannya lebih dikenal, lebih komunikatif, dan lebih dekat dengan masyarakat.

Dari konsep BESTI, DPMPTSP menurunkannya menjadi dua model layanan: layanan terintegrasi dan ekosistem layanan. Seluruh pelayanan yang berhubungan baik langsung maupun tidak digabung dalam satu lokasi di MPP Kota Kupang.

Berbagai urusan kini tersedia dalam satu pintu, seperti pelayanan PBB yang terhubung dengan Bank NTT, perizinan perusahaan, BPJS, data kependudukan, pajak kendaraan bermotor, izin obat dan makanan, hingga banyak layanan lainnya.

“Masyarakat cukup datang ke MPP Kota Kupang. Saat pulang, semua pasti beres,” tegasnya.

Ke depan, MPP Kota Kupang juga berencana menambah sejumlah layanan baru. Salah satunya adalah layanan kenotariatan. Jika terealisasi, masyarakat bisa mengurus akta perusahaan, NIB, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, NPWP, rekening bank, dan berbagai dokumen usaha lainnya di satu tempat.

Langkah ini diperkirakan makin meningkatkan minat kunjungan masyarakat.

DPMPTSP kemudian menetapkan quick wins yang kini menjadi pengungkit utama kenaikan kunjungan yakni: peningkatan fasilitas layanan, diseminasi informasi melalui publikasi di media massa dan media sosial dan pelayanan dua kaki, yakni turun langsung ke masyarakat untuk memperkenalkan MPP Kota Kupang

Pelayanan dua kaki telah dilakukan secara rutin selama satu tahun terakhir dan terbukti efektif menjangkau warga yang sebelumnya belum mengetahui keberadaan MPP.

Andre menegaskan bahwa peningkatan kunjungan hingga dua kali lipat dalam waktu yang belum genap setahun menjadi bukti bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin kuat.

“Ini membuktikan bahwa dalam konteks pelayanan publik, masyarakat semakin percaya pada pemerintah karena pelayanan yang diberikan semakin baik,” ujarnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dalam kunjungannya belum lama ini juga memuji inovasi pelayanan publik yang ada di MPP Kota Kupang. (*/BN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *