Perjuangan Paguyuban Istri BPD–SI dan Perwabantt, Bantu Korban Bencana sampai ke Desa

  • Whatsapp
Penyerahan bantuan di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. (Foto: *BN)

KUPANG, berandanusantara.com – Bencana Seroja yang melanda hampir sebagian besar kabupaten/kota di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat empati dari berbagai pihak.

Salah satunya yakni Paguyuban Istri Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia (SI) dan Persatuan Wanita Bank NTT (Perwabantt).

Read More

banner 728x250

Para ibu tak kenal dan menaruh perhatian yang besar terhadap apa yang dialami sesamanya. Bantuan pun terus disalurkan untuk para korban bencana.

Bantuan yang disalurkan bahkan menjangkau korban bencana hingga ke pedesaan yang cukup jauh, bahkan harus melewati kondisi jalan cukup parah.

Meski demikian, semangat untuk melayani sesama membuat para ibu tak merasa lelah sedikitpun. Apalagi untuk kepentingan kemanusiaan.

Mereka tetap terlihat tegar lantaran tidak saja menyalurkan bantuan, namun mereka ikut memotivasi warga korban bencana untuk tetap kuat dalam menghadapi cobaan.

Penyerahan bantuan di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang. (Foto: BN)

Sabtu (1/5/2021), para istri BPD-SI dan Perwabantt mengantarkan bantuan untuk korban bencana di tiga desa di Kabupaten Kupang yakni desa Teun Baun, desa Tun Baun dan desa Tablolong, serta beberapa titik di kota Kupang.

“Ini merupakan bentuk dari peduli kasih Paguyuban Istri BPD-SI melalui Perwabantt untuk membantu korban badai siklon tropis seroja di NTT,” ujar Susan Minggu, istri Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu.

Sementara, Diana Bire menjelaskan, penyaluran bantuan atau berbagi kasih dengan korban bencana telah memasuki putaran keempat, dengan jumlah titik atau wilayah sasaran bantuan sebanyak delapan belas.

“Kami bersukur kepada Ibu-ibu/istri BPD–SI yang telah memiliki perhatian terhadap NTT lewat donasi yang diberikan,” ujar Diana Bire, istri Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh.

“Rasa syukur juga, karena kami sudah menyalurkan bantuan seluruhnya dengan baik. Semoga apa yang kami salurkan ini bisa menjadi berkat, terutama para korban badai seroja,” sambung Diana Bire.

Pemberian bantuan di kelurahan Airnona, Kota Kupang. (Foto: *BN)

Kepala Desa Tunbaun, Yerobeam Nitti mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang besar terhadap perhatian dari para Ibu BPD–SI dan Perwabantt terhadap warga korban bencana seroja.

“Kami sangat bersyukur. Doa kami semoga para Ibu diberi kesehatan dan selalu sukses dalam karya pelayanannya,” ungkap Yerobeam Nitti.

Dia mengaku, kehadiran para Ibu BPD-SI dan Perwabantt membuat warga semakin kuat atas apa yang diderita. Bahkan, menurutnya, mereka merasa seperti bangkit kembali dari keterpurukan.

“Medannya cukup berat, belum pernah datang, namun hari ini bisa sampain ke sini (Tunbaun). Kami percaya ini karena tuntunan Tuhan,” ungkapnya.

Meski dengan bencana yang begitu hebat, namun menurutnya, tidak ada korban jiwa, meskk banyak rumah yang rusak, ada juga yang terbawa longsor.

“Kehadiran Ibu-ibu sekalian membuat kami merasa sangat terhibur,” tandas Kepala Desa.

Tunbaun merupakan salah satu desa di kabupaten Kupang yang terbilang cukup parah akibat badai seroja. Warga terdampak sebanyak 364 KK, seluruh lahan pertanian dan perkebunan ikut mengalami kerusakan.

Senada, Ketua RT 016, kelurahan Airnona, Kota Kupang, Agustinus Riwu Hadjo mengungkapkan, bantuan Paguyuban Ibu BPD-SI dan Perwabantt merupakan yang kedua, setelah sebelumnya diantar juga oleh salah satu organisasi.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Apalagi telah diberika kepada warga yang benar-benar terdampak bencana saat ini,” pungkasnya.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kebutuhan lain yang diperlukan para korban bencana. Bantuan yang disalurkan berasal dari 11 BPD diantaranya; Bank Bengkulu, Bank Kalteng, Bank Kaltimtara, Bank Jateng.

Selain itu, Bank Papua, Bank Sultra, Bank Nagari Sumbar, Bank NTB syariah, Bank Riau Kepri, Bank Jambi, serta Bank NTT. (*BN/AM)

Related posts