PKB NTT Gelorakan Muhaimin Iskandar Presiden 2024

  • Whatsapp
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid. (Foto: istimewa)

LABUAN BAJO, berandanusantara.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelorakan nama Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sebagai presiden pada Tahun 2024 mendatang.

”PKB bangkit, solid, menang. Gus Muhaimin Presiden 2024,” teriak para pengurus dan kader DPW PKB se-NTT saat menggelar kegiatan Coaching Clinic Pemenangan Pemilu 2024 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (4/12/2021) malam.

Read More

banner 728x250

Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi mengatakan bahwa DPW PKB NTT sangat siap untuk memenangkan Pemilu Serentak 2024 dan siap memenangkan Gus Muhaimin sebagai presiden 2024. ”Kita PKB NTT dalam Pilkada Serentak lalu juara umum. Kita mampu memenangkan calon yang kita dukung di enam pilkada dari 9 pilkada yang digelar di NTT,” katanya.

Aloysius optimis setelah digelar kegiatan coaching clinic ini akan memberikan nilai tambah untuk menanta, mengubah dan memperjuangkan PKB di NTT menjadi lebih besar. ”Kalau kita bekerja sama DPP, DPW, DPC, DPAC, semuanya, tidak mustahil kita menambah kursi dan target 100 kursi DPR RI bisa tercapai,” katanya.

Saat ini, sejumlah nama muncul sebagai tokoh potensial untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun, dari nama-nama yang ada, belum satupun ada tokoh yang elektabilitasnya di atas 30%.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menjelaskan, ketika nama-nama yang muncul di berbagai hasil survei belum ada yang elektabilitasnya di atas 30%, artinya belum ada capres yang dominan. Kondisi ini sangat berbeda dengan ketika menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu, dimana saat itu nama Joko Widodo (Jokowi) begitu dominan sebagai capres petahana saat itu.

”Karena itu, PKB terus akan berjuang untuk mencalonkan Gus Muhaimin, ketum PKB, sebagai capres. Kalau ada yang bertanya siapa yang akan dicalonkan PKB, jawabannya satu: Gus Muhaimin. Kalau ada calon lain yang ingin diduetkan, Pak Ganjar, Pak Anies, Pak Ridwan Kamil, ya oke saja. Tapi Gus Muhaimin capresnya,” ujar Gus Jazil saat memberikan pengarahan dalam Coaching Clinic tersebut.

Menurutnya, Gus Muhaimin sebagai tokoh yang memiliki track record panjang sejak muda sebagai aktivis, pimpinan DPR, MPR, menteri, dan terbukti sukses memimpin PKB.

”Dulu siapa yang menyangka Gus Dur bisa jadi presiden. Semua pengamatan salah. Kiai Ma’ruf Amin juga tidak terekam survei, tapi berhasil jadi wapres. Gus Muhaimin meski saat ini tak banyak terekam dalam survei, kita terus bangun momentum dan bergerak. Kita sekarang punya 58 kursi di DPR, masak kita gak yakin. Keyakinan itu penting,” tuturnya.

Gus Jazil mengatakan, pada Pemilu 2024 mendatang, tidak ada capres petahana sehingga semua tokoh yang maju memiliki peluang yang sama. ”Kita bisa dibandingkan Gus Muhaimin dengan tokoh-tokoh lain yang muncul, baik dari track record perjuangan maupun pengalamannya,” katanya.

Menurutnya, jika Gus Muhaimin bisa memimpin Indonesia, Wakil Ketua MPR ini memastikan Gus Muhaimin akan tegak lurus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

”2024 adalah momentum karena tak ada incumbent, itu momentum bagus makanya kita harus usung Gus Muhaimin,” urainya.

Gus Jazil pun mengajak seluruh kader dan pengurus PKB, khususnya di Provinsi NTT untuk terus menggelorakan nama Gus Muhaimin sebagai capres pada 2024 mendatang. Apalagi, PKB merupakan salah satu provinsi di luar Jawa yang memiliki kekuatan. Saat ini, di dua dapil di NTT, PKB mampu meloloskan dua kadernya duduk di Senayan. Selain itu, juga 72 anggota DPRD kabupaten/kota dan 7 anggota DPRD Provinsi.

”Dulu tidak ada yang menyangka PKB NTT bisa mengirimkan dua wakilnya ke Senayan. Itu harus kita jaga dan tingkatkan,” katanya.

Menurutnya, PKB adalah simbul pluralisme. Semua suku, ada, agama ada di PKB. ”PKB ini simbul pluralisme, jadikan PKB taman bunga. Tak ada partai seindah taman bunga selain di PKB. Adat istiadat, agama apapun ada di PKB, dan itu damai,” pungkasnya. (*/BN)

Related posts