KUPANG, BN – Karang Taruna NTT menggelar rapat koordinasi untuk memantapkan langkah konsolidasi jelang Temu Karya Nasional (TKN) dan Temu Karya Daerah (TKD). Dalam forum itu, Ketua Karang Taruna NTT, Andre Otta, menilai Budisatrio Djiwandono sebagai figur ideal yang mampu memperkuat sinergi Karang Taruna dengan pemerintahan Prabowo–Gibran.
Rakor yang berlangsung di aula Kantor Dinas Perizinan dan Satu Atap Kota Kupang, Selasa (19/8/2025) petang ini membahas tiga agenda utama, yakni konsolidasi menuju Temu Karya Nasional (TKN) Karang Taruna di Jakarta, persiapan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna NTT, dan tindak lanjut mandat kepada kader di kabupaten untuk pelaksanaan TKD.
Hadir dalam rapat koordinasi para pengurus provinsi, kabupaten/kota, serta para penerima mandat, baik secara langsung maupun daring.
Dalam penjelasannya, Andre Otta mengungkapkan bahwa dalam pertemuan pengurus provinsi di Jakarta, dukungan mengerucut pada satu nama calon Ketua Umum Karang Taruna Pusat, yaitu Budisatrio Djiwandono.
“Mas Budi adalah sosok muda berintegritas, cakap memimpin, dan memiliki rekam jejak baik. Beliau juga punya akses kuat dengan pemerintah, sehingga dipastikan ada sinergi positif antara Karang Taruna dengan pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Apalagi, Wapres Gibran masih menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna,” ujarnya.
Andre menambahkan, Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan menegaskan peran vital Karang Taruna sebagai pilar pembangunan bangsa. Menurutnya, Karang Taruna dapat mendukung program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih maupun Makanan Bergizi Gratis.
Sementara itu, persiapan TKD tingkat kabupaten terus berjalan. Valen Meki Haning, penerima mandat untuk Kabupaten Rote Ndao, memastikan seluruh persiapan selesai dan TKD diperkirakan berlangsung pada Oktober.
Sekretaris Karang Taruna NTT, Obertus Oktofianus Wabang, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi harus segera tuntas karena kepengurusan provinsi sudah di ujung masa jabatan.
“Kami berharap semua berjalan lancar agar agenda organisasi bisa terlaksana tepat waktu,” katanya.
Hadir pula Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial NTT, Maria Desipung, yang memberikan sambutan mewakili kepala dinas. (*/BN)






