KUPANG, BN – Ribuan pelajar SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang tumpah ruah memeriahkan Lomba Gerak Jalan Indah 2025 dalam rangka peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kota Kupang. Kegiatan dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (8/8/2025), dengan semangat nasionalisme yang membara.
Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Kupang, tim juri dari Korem 161/Wirasakti, para pengawas sekolah, guru pendamping, orang tua, hingga masyarakat yang ikut menyemarakkan suasana.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okthovianus Naitboho, S.Pd., M.Si., menyebut lomba ini bertujuan menanamkan nilai disiplin, cinta tanah air, kerja sama, serta memperkuat karakter generasi muda. “Selain memupuk semangat nasionalisme, kegiatan ini juga bermanfaat untuk membangun solidaritas dan kesehatan fisik para pelajar,” ujarnya.
Tahun ini, lomba diikuti 104 tim SD/MI (72 sekolah negeri, 32 sekolah swasta) serta 36 tim SMP/MTs (19 sekolah negeri, 17 sekolah swasta). Pelaksanaan berlangsung dua hari, 8–9 Agustus 2025, dengan sesi pagi untuk jenjang SD/MI dan sesi sore untuk SMP/MTs. Penilaian dilakukan secara independen oleh tim Korem 161/Wirasakti untuk menjaga objektivitas.
Hadiah yang diperebutkan pun cukup besar, mulai dari Rp10 juta plus piala bergilir Wali Kota untuk juara 1, hingga Rp5 juta untuk juara 3, lengkap dengan piala tetap dan sertifikat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang memberi motivasi kepada para peserta. “Gerak jalan yang kalian lakukan hari ini bukan hanya soal barisan yang rapi atau langkah yang indah. Di balik setiap langkah itu ada disiplin, kerja sama, dan tekad untuk menjadi bagian dari Indonesia yang maju,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda. “Kalian mungkin masih duduk di bangku SD dan SMP, tetapi di pundak kalianlah harapan bangsa tumbuh. Apa yang kalian lakukan hari ini adalah latihan panjang untuk menjadi pribadi tangguh, menghargai perbedaan, dan siap memimpin di masa depan,” tambahnya. (*/BN)






