UMKM Binaan Bank NTT Hasilkan Ramuan Tradisional Kaya Manfaat

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Istimewa

KUPANG, berandanusantara.com – Salah satu kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank NTT cabang Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), memproduksi berbagai ramuan tradisional dengan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh.

Berbagai ramuan tradisional itu diproduksi oleh kelompok UMKM bernama Kube Melati, yang beralamat di desa Usabinona, kecamatan Insana Barat. Konon, ramuan tersebut dipercaya bisa juga menyembuhkan berbagai penyakit.

Dalam Expo Kreatif Anak Negeri tahun 2020, 16–17 September 2020 bertempat di Milenium Ball Room, Kota Kupang, kelompok UMKM Kube Melati ini mendapat kesempatan memamerkan dan menjual berbagai ramuan tradisional tersebut.

Perwakilan kelompok, Elisabeth Baineon menjelaskan, produk ramuan kesehatan yang dihasilkan berbahan dasar tumbuhan tradisional seperti temulawak, sirsak, jahe merah, kelor, mengkudu, serta ragam tumbuhan lainnya.

“Dengan bahan dasar itu kemudian kami olah dan produksi menjadi ramuan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Ada yang diminum, ada juga yang dibuat minyak gosok untuk pijat,” jelas Elisabeth.

Elisabeth menjelaskan, produk unggulan yang banyak diburu adalah anggur jahe dan jahe kelor. Dua produk ini bahkan telah dikirim ke berbagai daerah di NTT seperti Flores Timur, Ende, Manggarai dan di wilayah pulau Sumba.

“Ramuan itu berkhasiat bagi penderita kolesterol, darah tinggi, rematik atau asam urat, hepatitis, serta gangguan kesehatan lainnya,” jelas Elisabeth.

Pada kesempatan itu, Elisabeth mengaku nersyukur karena kelompoknya menjadi binaan Bank NTT. Selain terbantu dengan kredit yang mudah, kelompoknya juga mendapat kesempatan untuk memasarkan produknya lewat berbagai pameran dan Expo.

“Bank NTT bagus sekali. Dari bantuan yang diberikan, kami bisa sekolahkan anak, bahkan sampai kuliah dan sekarang sudah diwisuda. Terima kasih Bank NTT,” ungkap Elisabeth.

Expo Kreatif Anak Negeri Tahun 2020 merupakan ajang yang dihelat oleh pemerintah provinsi NTT bekerjasama dengan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan NTT.

Kegiatan itu dihelat dalam rangka menggairahkan geliat ekonomi melalui sektor UMKM. Apalagi, sektor UMKM menjadi salah satu penopang perekonomian nasional, di tengah merosotnya perekonomian akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Tercatat, ratusan UMKM binaan berbagai lembaga, termasuk binaan Bank NTT, ikut ambil bagian dalam Expo tersebut. Berbagai hasil produksi seperti kopi, tenun ikat, aneka makanan ringan, ramuan tradisional, serta berbagai kerajinan tangan dipamerkan dan dijual. (AM/BN)


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons