Wakil Bupati Kupang Buka TMMD Kodim 1604 Kupang Ke 99

Wakil Bupati Kupang saat membuka TMMD Kodim 1604 Kupang ke 99. (Ist)

Wakil Bupati Kupang saat membuka TMMD Kodim 1604 Kupang ke 99. (Ist)

KUPANG, berandanusantara.com –  Komando Distrik Militer 1604/Kupang melaksanakan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-99 TA. 2017, Selasa (4/7/2017), di lapangan SDK San Daniel, Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merupakan perbatasan RI-RDTL.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kupang Drs Korinus Masneno yang saat itu menjadi Inspektur Upacara, Kasi Intel Korem 161/Wirasakti Kolonel Inf Yudi Pranoto, Kasi Ops Korem 161/Wirasakti Kolonel Inf Kadek Subawa, Dandim 1604/Kupang Letkol Inf. Endarwan Yansori, Danyon 742/SWY selaku Dansatgas RI-RDTL Letkol Inf. M. Fuad Suparlin, Wakapolres Kupang Kompol. Robby Henuk, Danden Hub Korem 161/Wirasakti Mayor CHB. Ricardo.

Selain itu, hadir pula Wadan Denkesyah Kupang Mayor CKM. I Ketut Sukresno, Danramil 1604-07/Amarasi Kapten Inf. Harapan Abdon (selaku komandan upacara), Kaban BPBD Kabupaten Kupang Kain Maus, S.pd, Sekertaris Dinas BPKAD Adrianus Jira, SH., Kabid layanan kesehatan Kabupaten Kupang, Kabid pemerintahan PMD Kabupaten Kupang, Kapolsek Amfoang Timur,  Kepala Desa Netemnanu Utara, Kepala Desa Netemnanu Selatan, Toga, Tomas, Todat dan para Pelajar.

Penandatanganan naskah program TMMD antara pemerintah kabupaten Kupang dan Kodim 1604 Kupang. (Ist)

Penandatanganan naskah program TMMD antara pemerintah kabupaten Kupang dan Kodim 1604 Kupang. (Ist)

Dalam upacara pembukaan tersebut dilaksanakan penandatanganan naskah program TMMD antara kepala daerah (Bupati Kupang) yang diwakili oleh Wakil Bupati Kupang dengan Komandan Satuan Penugasan TMMD (Dandim 1604/Kupang) yang meliputi kegiatan fisik dan Non-fisik. Adapun kegiatan fisik diantaranya rehab Gereja Petra Makelab, pembangunan rumah Pastori dan rumah Pastoral di Desa Netemnanu Selatan, pembukaan sekaligus pengeresan jalan baru di Desa Kifu Kecamatan Amfoang Timur.

Kegiatan Non-fisik meliputi penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang kesadaran Hukum, penyuluhan tentang teknologi tepat guna dan penyuluhan tentang kesehatan serta 11 penyuluhan tambahan lainnya dengan sasaran program yang ingin di capai yakni diharapkan tercapainya pembangunan sarana dan prasarana wilayah perbatasan serta fasilitas sosial dan fasilitas umum lainnya, meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan lingkungan tempat tinggal, pemasyarakatan teknologi tepat guna di daerah sasaran untuk menciptakan kesempatan kerja dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat yang mandiri, tergugahnya kesadaran masyarakat untuk berbudaya gotong royong dan berpartisipasi aktif dalam membangun daerahnya, meningkatkan wawasan kebangsaan dan bernegara, serta kesadaran bela negara dan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berbudaya disiplin dan tertib hukum dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan.

Penyerahan secara simbolis alat kerja yang akan digunakan dalam TMMD ke 99. (Ist)

Penyerahan secara simbolis alat kerja yang akan digunakan dalam TMMD ke 99. (Ist)

Kodim 1604/Kupang selaku Satuan Penugasan TMMD melibatkan 300 orang personil dimana terdiri dari TNI, PNS Pemda Kabupaten Kupang, mahasiswa, serta masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan ruang, alat dan kondisi juang serta kemanunggalan TNI-Rakyat dan membantu pemerintah di daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non-fisik.

Dandim 1604/Kupang menjelaskan bahwa TMMD ini merupakan program kerjasama antara TNI, Pemerintah Daerah dan Lembaga Pemerintah serta Komponen bangsa lainnya yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. TMMD sebagai salah satu wujud nyata Operasi Bakti TNI yang sinergis dan terorganisir, memiliki maksud, tujuan dan manfaatnya yang jelas, baik bagi kepentingan TNI, Masyarakat maupun Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut, Yansori menjelaskan, program TMMD ini berlangsung selama satu bulan terhitung dari tanggal 04 Juli sampai 02 Agustus 2017 dimana progam tersebut diutamakan pada daerah-daerah yang tergolong daerah terisolir/terpencil, daerah perbatasan/pulau-pulau kecil terluar agar memiliki ketahanan wilayah dan semangat kebersamaan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta besatu padu membangun daerahnya untuk dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman.

Peninjauan posko TMMD. (Ist)

Peninjauan posko TMMD. (Ist)

Sementara itu, masyarakat setempat mengaku sangat senang dan antusias dengan adanya program TMMD dimana kegiatan ini dilaksanakan secara sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah serta masyarakat sebagai upaya dalam meningkatkan kegiatan pembangunan di daerah guna mewujudkan kehidupan sosial kemasyarakatan yang lebih baik dan mandiri. (Pur/Kdm)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons