Yang Menarik dari Lopo Di@ Bisa Bank NTT Desa Dualaus Belu

  • Whatsapp

ATAMBUA, berandanusantara.com – Perpaduan konsep kekinian dan kekhasan budaya menjadikan Lopo Di@ Bisa Bank NTT Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu nampak berbeda dan layak direkomendasi menjadi tempat kunjungan bagi siapa saja.

Kehadiran Lopo Di@ Bisa di Desa Dualaus tak lain merupakan peran besar Bank NTT menjadikan desa yang letaknya sangat strategis itu menjadi salah satu Desa Binaan. Berbagai produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) setempat bisa diperoleh di sana.

Read More

banner 728x250

Berbagai produk UMKM antaralain: kain tenun, berbagai kerajinan dari anyaman daun lontar, cemilan, serta sejumlah produk olahan lainnya. Selain itu, terdapat juga berbagai kuliner lokal seperti ubi dan pisang yang diolah secara sederhana dengan cita rasa lokal.

Para pengunjung akan semakin betah di Lopo Di@ Bisa Bank NTT Desa Dualaus, lantaran akan dihibur dengan alunan musik dari grup band akustik yang tak lain adalah anak-anak muda desa tersebut. Konsep menarik ini yang membuat tempat tersebut menjadi ramai setiap harinya.

Camat Kakuluk Mesak, Amandus Linci menjelaskan, sejak viral di media sosial (medsos), para pengunjung terutama pada hari libur bisa mencapai 500–600 orang dalam sehari. Desa Dualaus, sebut dia, ikut menjadi terkenal dan kini dilirik banyak orang terutama dengan kehadiran Lopo Di@ Bisa Bank NTT di sana.

“Kehadiran Lopo Di@ Bisa Bank NTT di Desa Dualaus telah memberikan nilai tambah bagi kemajuan perekonomian di sana, karena telah menjadi sentra ekonomi baru yang menampung berbagai hasil kerjaninan UMKM masyarakat,” jelas Amandus, Jumat (2/7/2021), saat kunjungan Direksi dan jajaran Kepala Divisi Bank NTT.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Aleksander Riwu Kaho saat melihat langsung produk UMKM yang dijual di Lopo Di@ Bisa Bank NTT Desa Dualaus, Belu. (Foto: *BN)

Pada kesempatan itu, Camat Amandus menyampaikan rasa terima kasih yang besar kepada Bank NTT yang telah membantu masyarakat lewat berbagai program strategis dan inovatif, sehingga menjadi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang, meskipun saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

“Semoga kedepan, Bank NTT tetap memberikan perhatian untuk masyarakat. Jika kemarin, kami menikmati program lewat sektor pertanian, kini mulai lagi ke UMKM dan pariwisata. Ini hal luar biasa yang dilakukan oleh Bank NTT,” tandas Amandus.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Aleksander Riwu Kaho mengatakan Bank NTT terus berusahan lewat berbagai terobosan cerdas untuk membangkitkan seluruh potensi yang ada di masyarakat, termasuk UMKM, agar bisa tumbuh dan berkembang meskipun saat ini masih digempur problem kemiskiman dan Pandemi Covid-19.

Menurutnya, menciptakan bisnis bank yang kreatif menjadi sebuah hal yang wajib dilakukan industri perbankan, termasuk Bank NTT, agar bisa keluar dari dampak Pandemi Covid-19 yang menyerang semua sektor kehidupan, termasuk perekonomian masyarakat. Dan Lopo Di@ Bisa adalah satu dari sekian banyak program Bank NTT yang dibuat untuk kemajuan masyarakat dari sisi ekonomi.

“Yang jelas, kita tidak boleh dikalahkan oleh situasi Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Bank NTT akan terus berupaya dengan semaksimal mungkin hadir di tengah-tengah masyarakat untuk bisa bangkit secara bersama-sama,” ujar Riwu Kaho.

Direktur Utama Bank NTT Aleksander Riwu Kaho dalam kunjungannya ke Lopo Di@ Bisa Bank NTT Desa Dualaus didampingi Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu, Direktur Umum Yohanis Landu Praing, Kepala Divisi Kredit Mikro Jhoni Tadoe, Kepala Divisi Rencorcec Endry Wardono, Kepala Divisi Treasury Zet Lamu, Kepala Divisi SDM Sandry Bara Lay, serta Pimpinan Cabang Bank NTT Belu, Fridolina Fatubere.

Pada kesempatan itu, jajaran Direksi Bank NTT menyempatkan diri memantau sekaligus membeli berbagai produk UMKM yang tersedia di Lopo Di@ Bisa Bank NTT Desa Dualaus, serta menikmati aneka kuliner khas lokal yang disediakan di sana. (*BN/AM)

Related posts