KUPANG, BN – Usai resmi dilantik sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT, Revi Adiana Silawati menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Bank NTT sebagai lembaga keuangan yang sehat, terpercaya, dan mampu mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, amanah yang diberikan akan dijalankan melalui kolaborasi bersama seluruh jajaran direksi dan komisaris guna meningkatkan kontribusi Bank NTT bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Revi menyatakan bahwa salah satu fokus utamanya adalah mengawal pelaksanaan rencana bisnis Bank NTT, baik dari sisi penghimpunan dana maupun penyaluran kredit.
Seluruh strategi bisnis tersebut, kata dia, harus berjalan seiring dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko yang kuat, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Bersama seluruh pengurus, kami akan terus mendorong Bank NTT menjadi bank kebanggaan masyarakat NTT yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya usai pelantikan di Kantor Gubernur NTT, Kupang, belum lama ini.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan bisnis Bank NTT harus dibangun di atas fondasi kepatuhan dan kehati-hatian agar mampu mewujudkan visi sebagai bank yang sehat, kuat, dan dipercaya masyarakat.
Sementara itu, Gubernur NTT sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP), Melki Laka Lena, berharap kehadiran Revi dapat memperkuat transformasi Bank NTT sebagai rumah bagi pelaku usaha produktif di daerah.
Menurutnya, Bank NTT perlu semakin dekat dengan kebutuhan UMKM, nelayan, petani, koperasi, ASN, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Melki optimistis pengalaman Revi selama tiga dekade berkarier di lingkungan Bank Jatim akan menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola sekaligus memperluas peran Bank NTT sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Revi Adiana Silawati diangkat berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTT Nomor 179/Kep/HK/2026 dan menggantikan Christofel Adoe sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT. Sebelum bergabung dengan Bank NTT, perempuan kelahiran Solo tersebut menjabat sebagai Dewan Pengawas Dana Pensiun Pegawai Bank Jatim dan telah mengabdikan diri selama kurang lebih 30 tahun di bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.
Kehadiran Revi dalam jajaran direksi Bank NTT juga menjadi bagian dari implementasi kerja sama Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank NTT dan Bank Jatim, yang diharapkan dapat mempercepat penguatan kapasitas dan daya saing bank daerah tersebut. (*/BN)






