Sambut Ramadhan 1447 H, Pemuda Muhammadiyah NTT Serukan Perkuat Toleransi dan Tangkal Hoaks

  • Whatsapp
Istimewa.

KUPANG, BN – Keluarga besar Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (PWPM NTT) menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Momentum ini dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat refleksi diri, memperbarui semangat, serta meningkatkan produktivitas dalam bekerja dan berkarya.

Read More

“Marhaban ya Ramadhan. Semoga bulan suci kali ini menjadi waktu refleksi, pembaruan, dan semangat dalam bekerja dan berkarya. Semoga setiap aktivitas kita senantiasa bernilai ibadah,” demikian pernyataan resmi organisasi tersebut, Kamis (26/2/2026).

PWPM NTT juga mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mempererat kerukunan antarumat beragama melalui silaturahmi yang tulus dan penuh rasa persaudaraan. Di tengah derasnya arus informasi digital, mereka mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat NTT, mari pererat kerukunan antar umat beragama dalam silaturahmi antar sesama. Jangan gampang terpengaruh berita hoaks, bijak dalam menggunakan media sosial, jauhi ujaran kebencian dan akun-akun yang sengaja menyesatkan, memprovokasi, serta memecah belah kerukunan antar umat beragama di Nusa Tenggara Timur,” tulis pernyataan tersebut.

Menurut PWPM NTT, kewaspadaan terhadap hoaks dan provokasi menjadi kunci menjaga harmoni sosial, memperkokoh persatuan, serta mencegah konflik berbasis perbedaan. Sikap ini diharapkan mampu menumbuhkan empati, kasih sayang, dan toleransi di tengah masyarakat NTT yang multikultural, sekaligus menjadi sarana menebar kebaikan di bulan penuh berkah.

Pernyataan tersebut ditandatangani Ketua PWPM NTT, Amir Imran Patiraja, dan Sekretaris, Rahmat Taufik Lamadike. Amir Imran Patiraja diketahui memimpin PWPM NTT periode 2023–2027 dan telah dikukuhkan sejak awal 2024. Ia sebelumnya aktif menyuarakan isu pemberdayaan pemuda, literasi politik, serta penguatan toleransi di wilayah timur Indonesia yang dikenal dengan keberagaman agama dan budaya.

Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Februari–Maret 2026 menjadi momentum spiritual bagi umat Islam di Indonesia, termasuk di NTT, untuk menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

PWPM NTT berharap pesan ini dapat menginspirasi generasi muda dan seluruh masyarakat NTT untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang mempererat persaudaraan serta menjaga kedamaian di tengah tantangan era digital. Marhaban ya Ramadhan. (*/BN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *