Partai Rakyat Indonesia Perkuat Konsolidasi di Pulau Sumba, Fokus Struktur dan Kaderisasi

  • Whatsapp
Konsolidasi Partai Rakyat Indonesia di Pulau Sumba. (Foto: istimewa)

WAIKABUBAK, BN – Partai Rakyat Indonesia (PRI) terus memantapkan langkah politiknya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini ditandai dengan pelaksanaan konsolidasi pengurus PRI se-daratan Pulau Sumba yang berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026 di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris DPD PRI NTT, Bunggati Umbu Weni, dan dihadiri seluruh Ketua DPC PRI se-daratan Sumba, yakni Ketua DPC PRI Sumba Timur, Edgard Umbu Makabombu; Ketua DPC PRI Sumba Tengah, Juliana Warata; Ketua DPC PRI Sumba Barat, Soleman Katoda Watu; serta Ketua DPC PRI Sumba Barat Daya (SBD), Anis Leti.

Selain para ketua, konsolidasi ini juga melibatkan sekretaris, bendahara, serta unsur pembina dan penasehat dari masing-masing DPC. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pengurus menyatakan komitmen kuat untuk membesarkan PRI di wilayah masing-masing, sekaligus memperluas basis dukungan hingga ke tingkat akar rumput.

Sekretaris DPD PRI NTT, Bunggati Umbu Weni, menjelaskan bahwa konsolidasi di Pulau Sumba merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi yang sebelumnya telah dilakukan di daratan Timor.

“Ini adalah kelanjutan dari konsolidasi yang sudah kita lakukan di Timor. Kita ingin memastikan bahwa seluruh struktur partai, termasuk di Sumba, benar-benar siap dan solid,” ujar Umbu.

Ia menambahkan, semangat yang ditunjukkan para pengurus PRI di Sumba menjadi indikator positif bagi pertumbuhan dan penguatan partai ke depan.

“Antusiasme teman-teman di Sumba sangat luar biasa. Ini menjadi sinyal kuat bahwa PRI punya peluang besar untuk berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Umbu, pertemuan ini juga difokuskan pada pembahasan langkah-langkah strategis, terutama dalam pemantapan struktur organisasi, konsolidasi kader, serta kesiapan menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh penyelenggara pemilu.

“Kita tidak hanya bicara struktur di atas kertas, tetapi juga memastikan kepengurusan aktif hingga tingkat bawah. Ini penting untuk memenuhi syarat verifikasi sekaligus membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan kerja sama dan soliditas seluruh pengurus di daratan Sumba, PRI mampu memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan dan tampil sebagai kekuatan politik baru di NTT.

Sementara itu, para ketua DPC PRI se-daratan Sumba menyatakan kesiapan mereka untuk langsung menindaklanjuti hasil konsolidasi dengan memperkuat jaringan partai hingga ke desa-desa serta melakukan rekrutmen kader secara masif dan terarah.

Ketua DPC PRI Kabupaten Sumba Barat, Soleman Katoda Watu, menegaskan kesiapan jajarannya untuk bekerja maksimal dalam membesarkan partai hingga ke tingkat bawah.

“Kami di Sumba Barat siap menjalankan seluruh arahan partai. Fokus kami adalah memperkuat struktur sampai ke desa-desa, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Partai Rakyat Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan kepada masyarakat akan dilakukan secara langsung melalui kegiatan sosial dan komunikasi politik yang menjangkau banyak kalangan.

“Kami tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi ingin benar-benar menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PRI Kabupaten Sumba Tengah, Juliana Warata, menyampaikan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah seluruh pengurus di tingkat kabupaten.

“Pertemuan ini memperkuat semangat kami di Sumba Tengah untuk bergerak lebih terstruktur dan masif. Kami siap membangun Partai Rakyat Indonesia dari tingkat bawah hingga benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” ujarnya.

Juliana juga menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Kami akan fokus pada penguatan organisasi dan rekrutmen kader yang berkualitas, sehingga Partai Rakyat Indonesia bisa menjadi pilihan masyarakat ke depan,” tegasnya.

Konsolidasi ini juga membahas langkah-langkah strategis ke depan, termasuk pemantapan struktur organisasi, rekrutmen kader, serta kesiapan menghadapi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh penyelenggara pemilu. (*/BN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *