Musda Golkar Kabupaten Kupang Ditunda, Pendukung Alberto Tatibun Protes dan Pertanyakan Keputusan DPD I NTT

  • Whatsapp
Istimewa.

KUPANG, BN – Penundaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang secara mendadak memicu polemik di internal partai. Keputusan DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur untuk menghentikan sementara jalannya forum tanpa kepastian waktu pelaksanaan lanjutan menuai protes dari pendukung Alberto Tatibun, yang diklaim telah mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara.

Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang yang digelar di Sahid T-More, Minggu (31/5), berlangsung penuh dinamika. Forum tersebut diwarnai protes dari pendukung Alberto Tatibun setelah DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur memutuskan menunda pelaksanaan Musda tanpa batas waktu yang jelas usai proses pendaftaran calon ketua selesai dilakukan.

Read More

Keputusan penundaan itu memicu reaksi sejumlah kader. Alberto Tatibun, yang merupakan mantan Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Kupang dan saat ini menjabat sebagai staf ahli Gavriel Novanto serta Jhon Oematan, disebut telah memperoleh dukungan mayoritas pemilik suara dalam Musda tersebut.

Bendahara DPD II Golkar Kabupaten Kupang, Margarita Juliana Adu, menilai terdapat indikasi upaya tertentu untuk menghambat peluang Alberto Tatibun menjadi Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang.

“Alasan penundaan tidak dijelaskan secara rinci. Disebutkan bahwa DPP Golkar tidak dapat hadir karena sedang mengikuti agenda kunjungan menteri. Namun saya melihat ada upaya untuk menggagalkan Alberto Tatibun menjadi ketua,” ujar Margarita kepada wartawan di lobi hotel usai keluar dari ruang sidang Musda.

Menurutnya, jika mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 2 Tahun 2025, Alberto Tatibun telah memenuhi syarat dan memiliki dukungan suara yang dominan dibandingkan kandidat lainnya. (*/BN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *