ENDE, BN – Bank NTT melalui pengurus yang baru memiliki agenda transformasi besar-besaran yang akan mulai dijalankan pada 2026. Langkah ini menjadi strategi utama manajemen untuk mendorong akselerasi kinerja sekaligus mengantarkan Bank NTT meraih predikat bank terbaik pada 2027.
Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia Bank NTT, Rahmat Saleh, mengatakan perubahan yang dirancang tidak bersifat parsial, melainkan menyentuh seluruh aspek organisasi, mulai dari tata kelola internal hingga kualitas layanan kepada masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat berdialog dengan jajaran Bank NTT dari Cabang Ende, Mbay, Ngada, dan Sikka di Graha Ristela, Ende, Sabtu (6/12/2025).
Rahmat menekankan pentingnya membangun kesamaan persepsi melalui konsolidasi menyeluruh. Menurutnya, langkah ini menjadi fondasi utama agar transformasi berjalan terarah dan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi NTT.
“Tahap awal yang kami lakukan adalah konsolidasi internal dan eksternal. Ini penting agar seluruh elemen Bank NTT bergerak dalam satu visi perubahan,” ujar Rahmat.
Ia menjelaskan, konsolidasi tersebut akan dilanjutkan dengan implementasi tiga pilar transformasi. Pilar pertama adalah pembenahan proses bisnis guna menyederhanakan birokrasi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat standar kinerja di setiap unit kerja. Pilar berikutnya menyasar percepatan transformasi digital, sementara pilar ketiga menitikberatkan pada penguatan budaya kerja dan layanan yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Rahmat menegaskan, seluruh rangkaian perubahan ini dirancang untuk mendorong lompatan kinerja Bank NTT dalam dua tahun ke depan. Ia pun mengajak seluruh insan Bank NTT untuk berperan aktif dan adaptif terhadap perubahan, demi mewujudkan Bank NTT sebagai institusi perbankan daerah yang modern, kompetitif, dan berdaya saing tinggi. (*/BN)






