Pencurian Ternak Marak Terjadi, Kodi Mete-Taka Siap Berantas

Ist

Ist


KUPANG, berandanusantara.com –
Pencurian ternak yang marak terjadi di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), ikut menjadi perhatian serius bagi duet kepemimpinan dr. Kornelius Kodi Mete dan Christian Taka, S.Ip.

Bypati dan Wakil Bupati periode 2019–2024 yang baru dilantik oleh gubernur NTT pada Minggu (8/9/2019) itu, tidak akan tinggal diam dengan masalah pencurian ternak dengan terlebih dahulu mencari akar persoalannya.

;harus tahu dulu akar persoalannya mrngapa itu marak terjadi,” ungkap Kodi Mete kepada media didampingi wakilnya, Christian Taka usai acara pelantikan.

Menurut Kodi Mete, salah satu masalah sehingga orang sering melakukan pencurian ternak dikarenakan masalah ekonomi. Selain itu, jelasnya, masalah kurangnya pendidikan juga turut mempengaruhinya.

“Itu karena kurang cerdas. Atau kasarnya bodoh. Faktor kurang pengetahuan yang membuat mereka dengan gampang mencuri tanpa memikirkan dampaknya,” ujar dia.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir bahkan memberantas angka pencurian ternak, terlebih dahulu akan didorong pemahaman dan pengetahuan bagi masyarakat. Selanjutnya, didorong juga perekonomian masyarakatnya agar lebih baik.

“Dengan memaksimalkan pembangunan di sektor pendidikan, ejinomi masyarakat, serta kesehatan, mudah-mudahan bisa mengurangi kasus pencurian ternak di SBD,” tegasnya. (AM/BN)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons