UPTD Tekkomdik Hadirkan Buku Peta Pendidikan NTT, Gubernur Melki Laka Lena Beri Apresiasi

  • Whatsapp
Kepala UPTD Tekkomdik NTT, Martina Hartina Bere, memperlihatkan buku Peta Pendidikan NTT kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, dan Ketua DPRD NTT Emelia Nomleni, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo. (Foto: Istimewa)

KUPANG, BN – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi meluncurkan buku bertajuk Peta Satuan Pendidikan, Guru, dan Tenaga Kependidikan. Peluncuran ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026), di alun-alun kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni, jajaran Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah NTT Rita Wuisan, para staf ahli gubernur, asisten sekda, pimpinan perangkat daerah, kepala sekolah SMA/SMK se-NTT, serta berbagai tokoh pendidikan dan tenaga pendidik.

Read More

Kepala UPTD Tekkomdik NTT, Martina Hartina Bere, menjelaskan bahwa buku ini disusun sebagai langkah strategis untuk mendorong kebijakan pendidikan yang berbasis data sekaligus menjawab tantangan digitalisasi di sektor pendidikan.

Ia menyebutkan, buku tersebut memuat data komprehensif mengenai jumlah satuan pendidikan di seluruh wilayah NTT, mulai dari Sumba, Flores, Alor, Sabu Raijua, Rote Ndao hingga Timor.

Tak hanya itu, buku ini juga menyajikan pemetaan jumlah guru dan tenaga kependidikan di 22 kabupaten/kota, termasuk distribusi berdasarkan mata pelajaran. Data tersebut diharapkan menjadi rujukan penting dalam upaya pemerataan tenaga pendidik di berbagai daerah.

Martina menegaskan bahwa buku ini dipersembahkan khusus kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pendidikan di daerah.

Gubernur NTT memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan menilai kehadiran buku ini sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran. Ia juga menekankan perlunya penguatan data pokok pendidikan yang didukung melalui alokasi anggaran daerah.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada aspek digitalisasi, terutama pemerataan distribusi bantuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang masih belum merata.

Gubernur yang akrab disapa Melki itu turut meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo serta Kepala UPTD Tekkomdik Martina Hartina Bere untuk memperbanyak cetakan buku tersebut agar dapat didistribusikan kepada anggota DPRD dan para pelaku pendidikan di seluruh NTT.

Sebagai informasi, buku Peta Satuan Pendidikan, Guru, dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 ini disusun berdasarkan data Dapodik per 3 April 2026. Data tersebut mencatat total 1.040 satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di NTT, dengan rincian 627 SMA, 364 SMK, dan 49 SLB. Komposisi ini menunjukkan bahwa pendidikan menengah umum masih mendominasi dibandingkan pendidikan kejuruan maupun pendidikan khusus. (*/BN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *