KUPANG, BN – Direktur Utama Bank NTT yang baru dilantik, Charlie Paulus, langsung menegaskan arah kebijakan perbankan daerah itu: memperkuat akses pembiayaan bagi para pengusaha perempuan. Ia menyebut, perempuan memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai dari kuliner, kerajinan, hingga tenun.
“Kami akan betul-betul fokus membiayai pengusaha wanita. Karena kita ini daerah pariwisata, dan sektor ini banyak digerakkan perempuan,” ujar Charlie usai pelantikan belum lama ini.
Charlie mengungkapkan, langkah awal yang akan ditempuh adalah turun langsung ke seluruh cabang Bank NTT di setiap kabupaten untuk menjaring womanpreneur. “Saya akan keliling setiap kabupaten, semua wanita pengusaha kami kumpulkan,” katanya.
Mantan Presiden Direktur Bank Danpac itu menilai belum ada bank di Indonesia yang secara khusus memprioritaskan pembiayaan bagi pengusaha perempuan. Menurutnya, justru perempuan memiliki risiko kredit macet lebih rendah. “Belum ada bank yang berpikir seperti itu. Dan kami mulai dari NTT. Kredit macetnya malah kecil dibanding laki-laki,” tegasnya.
Charlie juga menargetkan laba Bank NTT pada 2026 bisa mencapai Rp 260 miliar, naik signifikan dari laba triwulan II 2025 yang tercatat Rp 89,44 miliar. “Tahun depan saya mengharapkan laba sekitar Rp 260 miliaran. Kami siap bekerja untuk NTT,” katanya.
Ia menambahkan, para pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa berharap Bank NTT tampil lebih kuat dan mampu mendukung berbagai program pemerintah pusat maupun daerah. “Harapan pemegang saham banyak sekali. Kita akan bekerja sekuat tenaga untuk memenuhi itu,” ujarnya. (*/BN/DT)






