KUPANG, BN — Pemerintah Kota Kupang dan Bank Tabungan Negara (BTN) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kesepakatan Bersama kedua pihak ditandatangani dalam pertemuan di Ruang Rapat Garuda, Lantai 2 Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (13/11/2025) belum lama ini.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H., Kepala Kantor Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (JABALNUS) BTN Charly Tambunan, Branch Manager BTN KC Kupang Hans Maruahul Hutasoit, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Kepala Bapenda Kota Kupang, serta Plt. Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang.
Kerja Sama untuk Tata Kelola yang Efisien
Dalam sambutannya, Sekda Kota Kupang memberikan apresiasi atas kemitraan yang selama ini terbangun bersama BTN. Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan semata penyediaan layanan perbankan, melainkan bagian penting dari dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif.
“Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola layanan publik dan mendorong peningkatan PAD. Kami berharap implementasinya berlangsung adaptif, komunikatif, dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” ujarnya.
Jeffry memberi contoh pengalaman pemerintah dalam penggunaan aplikasi SIPD yang membutuhkan pemeliharaan sistem secara berkala. Transparansi terhadap masyarakat, kata dia, menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik.
“Masyarakat saat ini sangat sensitif. Jika ada peningkatan sistem atau kendala teknis, mohon diinformasikan. Dengan begitu, pemerintah juga dapat menyampaikan informasi yang sama kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman,” kata Jeffry.
Lebih jauh, Sekda menekankan arahan Wali Kota Kupang terkait inovasi peningkatan pendapatan daerah melalui program Baronda—Bapenda Road to Optimalisasi Pendapatan Daerah. Program ini merupakan salah satu prioritas utama Pemkot Kupang dalam memperbaiki kualitas pengawasan, edukasi, serta efektivitas pengumpulan pajak daerah.
“Baronda bukan jalan-jalan santai. Ini strategi jemput bola untuk memperkuat pendapatan daerah sekaligus memastikan ekonomi daerah bergerak. Pemerintah Kota Kupang sangat berkepentingan agar layanan perpajakan semakin mudah, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Jeffry juga memberi apresiasi kepada BTN atas kontribusinya selama ini, terutama di sektor perumahan yang menjadi kebutuhan penting masyarakat. Ia menilai kerja sama kali ini memperkuat komitmen kolektif dalam membangun Kota Kupang.
“Kami berharap langkah ini memberi dampak positif bagi pembangunan daerah, termasuk penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat,” tambahnya.
Kepala Kanwil JABALNUS BTN Charly Tambunan menyampaikan bahwa kerja sama tersebut akan memperluas kemudahan layanan pembayaran pajak bagi masyarakat. Melalui jaringan BTN, akses pembayaran pajak diharapkan dapat menjangkau tidak hanya Kota Kupang tetapi juga wilayah lain di Nusa Tenggara Timur.
“Dengan kerja sama ini, masyarakat semakin dimudahkan dalam menyetorkan pajak melalui Bank BTN. Harapannya, layanan yang kami hadirkan bisa memperluas jangkauan di seluruh NTT,” ujarnya.
Charly menegaskan bahwa BTN saat ini tengah bertransformasi menjadi lembaga dengan ekosistem digital yang lengkap dan terintegrasi. Seluruh layanan transaksi, baik untuk perorangan maupun instansi pemerintah, telah dilakukan secara digital.
“Tidak ada lagi proses manual. Digitalisasi membuat transaksi lebih cepat, lebih akurat, dan lebih aman. Rekonsiliasi pembayaran pajak juga menjadi lebih ringkas karena cukup dicocokkan dan disetorkan ke rekening kas daerah,” jelasnya.
BTN juga memperkenalkan sejumlah layanan digital yang dapat mendukung pengelolaan keuangan daerah, seperti Bale Korpora dan aplikasi Bale, yang memungkinkan berbagai jenis transaksi dilakukan melalui perangkat ponsel.
“Kami siap melaksanakan kerja sama ini dengan sebaik-baiknya. Jika ada kendala, mohon dikomunikasikan. Kantor wilayah siap membantu kapan saja. Mudah-mudahan BTN dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Kupang dan NTT,” tutur Charly.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah penting menuju transformasi layanan publik berbasis digital di Kota Kupang, sekaligus memperkuat upaya optimalisasi pendapatan daerah melalui integrasi teknologi, transparansi, dan kemudahan layanan bagi masyarakat. (*/Andyos Manu/Advertorial)






