Dorong Prestasi Jelang PON, Pemkot Kupang Anggarkan Hibah Khusus PBSI Tahun 2026

  • Whatsapp
Pertemuan Wali Kota Kupang dan pengurus PBSI Kota Kupang. (Foto: dok. Prokopim Kota Kupang)

KUPANG, BN – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk memperkuat pembinaan bulu tangkis. Komitmen itu disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Kupang di ruang kerjanya, Selasa (2/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua PBSI Kota Kupang Jeffry Usboko, Wakil Ketua Nathan Rheta, Wakil Ketua II Christian Djari, Pengurus Bidang Turnamen dan Perwasitan Melky Sandy, serta Pengurus Bidang Sistem Informasi Atlet Feby Dimu. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang Debby Panie bersama jajaran turut mendampingi Wali Kota.

Read More

Pertemuan ini juga menjadi momentum penting kebangkitan bulu tangkis lokal, terutama menjelang PON 2028 di NTT, di mana atlet Kota Kupang berpeluang mendapatkan kuota tuan rumah.

Wali Kota menegaskan dukungan anggaran hibah khusus untuk PBSI pada tahun 2026, yang akan diarahkan langsung pada pembinaan prestasi seperti pengadaan peralatan latihan, sarana-prasarana pendukung, penyewaan lapangan, hingga penyediaan pelatih profesional.

“Tidak boleh habis di seremonial. Anggarannya harus langsung dirasakan atlet,” tegasnya.

Ia juga meminta agar Wali Kota Cup dijadikan agenda tahunan resmi PBSI dan masuk dalam sistem nasional PBSI sebagai sarana menjaring bibit muda. Turnamen usia dini menjadi fokus, sementara pertandingan dewasa tetap digelar sebagai pelengkap.

Wali Kota menekankan perubahan pola pembinaan olahraga di Kota Kupang, yakni tidak hanya fokus pada cabang prioritas, tetapi juga menghidupkan kembali cabang yang lama terpinggirkan. Selain bulu tangkis, ia membuka ruang dukungan bagi catur, tenis meja, biliar, hingga bridge.

Untuk memperkuat pembinaan, Wali Kota mendorong kolaborasi dengan pengusaha dan komunitas pecinta bulu tangkis. “Pemkot siapkan anggaran, tapi dunia usaha juga harus ikut terlibat agar ada rasa memiliki,” ujarnya.

Ketua PBSI Kota Kupang, Jeffry Usboko, menyampaikan audiensi ini sekaligus memperkenalkan pengurus baru periode 2025–2029 serta memaparkan program kerja yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama menyongsong PON 2028.

Sementara itu, Melky Sandy dari Bidang Turnamen dan Perwasitan mengapresiasi rencana Pemkot untuk menggelar Wali Kota Cup sebagai ajang awal menuju PON. Ia menilai PBSI perlu memiliki agenda rutin seperti kejuaraan kota (kejurkot) agar bibit-bibit atlet bulu tangkis dapat terjaring secara sistematis di Kota Kupang. (*/BN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *