Pemkot Kupang Teguhkan Etika Pelayanan ASN Lewat Bimtek Keprotokolan yang Humanis dan Melayani

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Kupang saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bertema “Meneguhkan Etika Pelayanan dan Keteladanan melalui Keprotokolan yang Humanis dan Melayani”. (Foto: istimewa)

KUPANG, BN — Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya pelayanan publik yang beretika dan profesional. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bertema “Meneguhkan Etika Pelayanan dan Keteladanan melalui Keprotokolan yang Humanis dan Melayani”, Pemkot Kupang berupaya membangun aparatur yang bukan hanya cakap secara teknis, tetapi juga berkarakter melayani dengan hati.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Oktober 2025 di Hotel Aston Kupang ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Kupang, narasumber nasional, serta 107 peserta yang terdiri dari ASN perwakilan perangkat daerah, bagian-bagian di Sekretariat Daerah, kecamatan, kelurahan se-Kota Kupang, serta mahasiswa dan siswa magang dari Universitas Nusa Cendana dan SMK Negeri 2 Kupang.

Read More

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena Francis menegaskan bahwa keprotokolan bukan sekadar tata upacara atau seremoni, tetapi mencerminkan martabat dan wajah birokrasi pemerintahan.

“Keprotokolan adalah tata rasa dan tata sikap tentang bagaimana kita menampilkan wajah birokrasi seperti bagaimana kita beretika, berkomunikasi, dan melayani dengan hati. Prinsip dasar pemerintahan adalah melayani, to govern is to serve,” tegas Serena.

Ia menambahkan, keberhasilan sebuah kegiatan pemerintahan tidak diukur dari megahnya acara, tetapi dari bagaimana tamu dan peserta merasa dihargai serta bagaimana aparatur menampilkan kesantunan dan profesionalitas. Menurutnya, ASN harus mampu menghadirkan pelayanan yang tulus, rendah hati, dan jauh dari sikap pamer.

“Pemerintah hadir bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pelayan masyarakat. Mari kita mulai dari hal sederhana mulai dari cara berpakaian, berbicara, hingga bersikap. Etika pelayanan dimulai dari diri sendiri,” ujarnya penuh penekanan.

Serena juga menyampaikan apresiasi kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang atas inisiatif dan konsistensinya dalam meningkatkan kapasitas ASN melalui pelatihan dan inovasi keprotokolan.

“Kami berterima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berperan. Semoga kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya pengetahuan sekaligus memperkuat semangat pelayanan publik yang beretika dan humanis,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Daud Noftianus Nafi, S.STP., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa keprotokolan bukan hanya urusan tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, tetapi juga merupakan refleksi dari etika birokrasi yang tertib dan profesional.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin membentuk aparatur yang memahami nilai-nilai keprotokolan secara menyeluruh, yang mampu menampilkan diri sebagai pelayan publik yang santun, komunikatif, dan berintegritas,” jelas Daud.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu Sandra Erawanto, S.STP., M.Pub.Pol., Widyaiswara sekaligus Coach dan Pakar Keprotokolan dan Etika Pergaulan Internasional; Christina T. Weking, M.Hum. dari Balai Bahasa Provinsi NTT; serta Dwi Indriani, S.Tr.IP., Penata Keprotokolan dari Kementerian Dalam Negeri.

Para peserta memperoleh pembekalan tentang standar keprotokolan pemerintahan, komunikasi publik yang beretika, serta praktik terbaik dalam tata upacara kenegaraan dan kegiatan resmi di lingkungan pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap agar seluruh ASN dapat menjadi teladan dalam tata sikap, disiplin, dan pelayanan publik, serta mampu mengimplementasikan prinsip keprotokolan di setiap kegiatan dengan semangat melayani yang tulus.

Komitmen Pemerintah
Bimtek keprotokolan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Kupang dalam menciptakan aparatur yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena C. Francis terus berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang modern, terbuka, dan beretika.

Melalui berbagai kegiatan pelatihan, pendampingan, dan inovasi kelembagaan, Pemkot Kupang meneguhkan komitmennya untuk melahirkan ASN yang profesional dan berkarakter melayani. Tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi wajah pelayanan publik yang humanis dan terpercaya.

Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, Pemkot Kupang terus melangkah menuju birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani — menghadirkan kinerja nyata bagi masyarakat dan membangun Kota Kupang sebagai kota yang maju, tertib, dan berdaya saing. (*/Andyos Manu/Advertorial)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *