Golkar NTT Tepis Isu Mahar Jelang Pilkada Serentak 2020

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Melki Laka Lena (foto: istimewa).


KUPANG, berandanusantara.com –
DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) menepis isu adanya mahar dalam pendaftaran calon kepala daerah yang akan bertarung dalam pilkada serentak tahun 2020.

Isu ini dibantah langsung ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat jumpa pers, Jumat (20/12/2019), di Sekretariat DPD I Golkar NTT, jalan El Tari II Kota Kupang.

Melki, sapaan akrabnya mengatakan
Isu mahar yang dihembuskan tidaklah benar. Menurutnya, sesuai keputusan munas Golkar akan ada sanksi tegas jika dalam proses penjaringan bakal calon kepala daerah menggunakan mahar.

“Tidak ada mahar di Golkar. Siapa yang bermain-main akan ada sanksi,” tegas Melki yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini.

Untuk diketahui, 9 Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada Serentak masing-masing Kabupaten Sabu Raijua, Belu, Malaka, TTU, Sumba Timur, Sumba barat, Ngada, Manggarai dan Manggarai Barat.

Sementara Golkar NTT sendiri menargetkan menang di enam kabupaten. Sampai dengan saat ini, partai Golkar NTT pun masih berproses yang salah satunya melalui survei untuk menentukan siapa figur yang akan didorong partai berlambang beringin itu.

“Yang mendaftar di Golkar 30 persennya bukan kader. Golkar tentu memberi ruang buat siapa saja,” pungkasnya. (am/bn)


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons