Perhatian Bank NTT untuk Fulan Fehan dan Pariwisata Unggulan Kabupaten Belu

  • Whatsapp
Kunjungan Dirut Bank NTT di lokasi wisata Fulan Fehan, Kabupaten Belu. (Foto: *BN)

ATAMBUA, berandanusantara.com – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menaruh perhatian besar terhadap keindahan alam Fulan Fehan dan potensi pariwisata unggulan di Kabupaten Belu.

Fulan Fehan yang baru saja mendapat penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 sebagai dataran tinggi terpopuler di Indonesia, dipandang perlu mendapat sentuhan tambahan sehingga memiliki nilai jual yang besar.

Read More

banner 728x250

Direktur Utama Bank NTT, Harry Aleksander Riwu Kaho dalam kunjungannya di lokasi wisata Fulan Fehan, Jumat (2/7/2021), membeberkan berbagai inisiatif Bank NTT baik untuk Fulan Fehan serta untuk kemajuan pariwisata secara umum di Kabupaten Belu.

Menurut Riwu Kaho, selain berkontribusi untuk pembangunan, kehadiran Bank NTT di Kabupaten Belu sekaligus menterjemahkan berbagai program pembangunan yang ada kaitannya dengan fungsi intermediasi Bank NTT.

Pada kesempatan itu, Dirut Bank NTT memiliki keinginan besar agar Fulan Fehan dapat dinikmati secara luas lewat berbagai event, semisal Festival Adat dan Budaya, lewat koordinasi dengan stakeholder terkait, pemangku kepentingan, serta pemangku adat.

“Kita bisa undang kabupaten tetangga seperti TTU dan Malaka. Kita buat festival yang menyesuaikan dengan protokol kesehatan dan tentunya mendapat restu dari pemangku adat setempat,” ujar dia.

Untuk mendukung transaksi yang aman dan nyaman di lokasi wisata Fulan Fehan, jelas Dirut Bank NTT, pihaknya terus memberikan sosialisasi dan edukasi tentang cara bertransaksi yang aman dan sehat, melalui elektronifikasi dan digital.

Penyerahan CSR Bank NTT. (Foto: *BN)

Menurutnya, hal ini penting untuk menekan peredaran uang yang menjadi salah satu media penyebaran virus corona, atau COVID-19 saat ini. Selain itu, bisa terhindar dari peredaran uang palsu yang cukup marak, khususnya di masa pandemi saat ini.

“Di Lopo-lopo yang ada tersedia layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang bisa menerima pembayaran dari bank mana saja. Tidak perlu repot juga mencari uang pecahan kecil untuk pengembalian,” katanya.

Selain komitmen membangun Desa Wisata dan Desa Digital , Bank NTT juga akan melakukan pengadaan sumur bor di lokasi wisata Fulan Fehan untuk menjamin kebersihan dan kenyamanan bagi pengunjung, dengan ketersediaan air yang memadai.

Pada kesempatan kunjungan Direktur Utama di Fulan Fehan, dilakukan juga penyerahan bantuan tempat sampah melalui Coorporate Social Responsibility (CSR), agar sampah-sampah yang mengganggu kesehatan bisa tertampung dengan baik.

Selain Fulan Fehan, pihak Bank NTT juga akan bekerjasama dengan Dekranasda dan Departemen Hukum dan Ham, guna melakukan pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) termasuk indikasi geografis terkait tenun yang ada di Kabupaten Belu.

“Ini sangat penting, sehingga pada saat tenun kita masuk dunia pasar baik secara online dan offline, sudah ada perlindungan hukumnya,” ujar Riwu Kaho.

Sementara Bupati Belu, Agustinus Taolin memberikan apresiasi yang besar kepada Bank NTT atas perhatiannya bagi kemajuan pariwisata di Kabupaten Belu. Dia berharap dengan berbagai sentuhan yang diberikan bisa membuat Fulan Fehan semakin indah.

“Kami menyambut baik berbagai program Bank NTT yang nantinya akan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Belu, memajukan pariwisata,” tandasnya.

Hadir bersama kunjungan Direktur Utama Bank NTT, Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu, Direktur Umum Yohanis Landu Praing, Kepala Divisi Rencorcec Endry Wardono, Kepala Divisi Kredit Mikro Jhoni Tadoe, Kepala Divisi Treasury Zet Lamu, Kepala Divisi SDM Sandry Bara Lay. (*BN/AM)

Related posts