KUPANG, BN — Bank NTT bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Percasi NTT menggelar Open Turnamen Catur dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-63 bank tersebut. Turnamen digelar di pelataran Kantor Cabang Khusus Bank NTT, Kota Kupang, sejak Jumat, 18 Juli hingga Minggu, 20 Juli 2025.
Sebanyak 451 peserta dari berbagai daerah seperti Nusa Tenggara Timur, Bali, NTB, Jawa Timur, dan Jawa Tengah mengikuti kejuaraan yang disebut-sebut sebagai salah satu turnamen catur terbaik di wilayah Indonesia Timur. Kompetisi ini mempertandingkan tiga kategori, yakni perorangan junior (SD–SMP), internal Bank NTT, dan beregu terbuka.
Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe, secara resmi menutup turnamen pada Minggu malam. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia, serta menyatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan.
“Turnamen ini adalah bagian dari komitmen Bank NTT untuk membangun sumber daya unggul di NTT,” ujarnya saat menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang.
Di kategori beregu terbuka, Bank NTT Cabang Soe Tim A meraih juara pertama, diikuti oleh Bank NTT Kantor Pusat dan tim Jemaat Ebenhezer Oeba. Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai dan piala bergilir. Turnamen ini juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor seperti Jamkrida NTT, Askrida, Hitachi, Jasa Raharja Putera, dan PT Taspen.
Ketua Percasi NTT, John Saragih, menilai turnamen ini sebagai barometer perkembangan catur di kawasan timur Indonesia. Ia berharap turnamen semacam ini terus digelar dan menjadi sarana pembinaan atlet, bahkan menargetkan NTT sebagai tuan rumah Kejurnas Catur 2026 serta cabang olahraga catur di PON 2028.
Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah pertemuan berbagai kalangan, mulai dari komunitas pemuda, institusi keuangan, sekolah, hingga kelompok keagamaan. Peserta datang dari berbagai latar belakang, termasuk siswa SMP, pegawai Bank NTT, hingga komunitas Pemuda Batak Bersatu.
Bank NTT memanfaatkan ajang ini sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem sosial dan prestasi di luar sektor keuangan. Menurut Christofel Adoe, Bank NTT ingin berkontribusi pada pembangunan daerah, termasuk melalui kegiatan olahraga.
“Ini adalah salah satu bentuk kehadiran Bank NTT di tengah masyarakat, tidak hanya dalam layanan keuangan, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan sosial yang positif dan kompetitif,” tutupnya. (*/BN)





