Ni’am dan Kegigihannya Mengangkat Taraf Hidup Pengrajin Kayu

  • Whatsapp
Muhammad Ni'am Khafidh. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Cerita inspiratif ini datang dari sosok pemuda yang peduli dengan kesulitan masyarakat kecil. Dialah Muhammad Ni’am Khafidh, akrab disapa Ni’am. Penerima Manfaat BAKTI NUSA 11 Wilayah Yogyakarta itu kini menempuh program studi manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sejak Januari lalu Ni’am resmi menjadi bagian keluarga besar BAKTI NUSA. Saat ini selain fokus berprestasi di akademik, mengembangkan soft skill melalui berbagai organisasi, Ni’am tengah mengembangkan industri ekonomi kreatif dan ramah lingkungan demi mengangkat taraf hidup masyarakat yang bekerja sebagai pengrajin dan pengolah kayu di daerahnya.

Kayseeni Creative Woodcraft namanya. Rintisan usaha Ni’am berangkat dari kepedulian mengangkat perekonomian pengrajin dan pengusaha kayu local agar nilai jual produk meningkat dengan adanya kreativitas added value. Penuh semangat, Ni’am bertutur “Kayseeni menjadi salah satu usaha untuk mengenalkan hasil karya dan keragaman budaya asli Indonesia, harapan besarnya melalui kayseeni ini bisa menjadi wadah untuk berdaya secara ekonomi baik untuk pengrajin, tim, maupun pihak yang berperan dalam pengembangan usaha ini dengan tetap memegang prinsip sharing culture, saving nature”.

Menurutnya, anak-anak muda merupakan pemegang kunci perkembangan dan pertumbuhan wilayah bahkan negara. Banyak kejutan yang bisa dilakukan di berbagai bidang. Bertumbuh dengan inovasi dan terus berkembang dengan jaringan relasi yang baik. Turut menghadirkan perubahan positif bersama masyarakat menyelesaikan persoalan sosial, ekonomi, dan berbagai persoalan lainnya.

Ni’am hanyalah satu dari sekian cerita inspiratif lainnya dari para penerima manfaat BAKTI NUSA. BAKTI NUSA merupakan program penumbuhan kepemimpinan bagi para aktivis mahasiswa yang digulirkan oleh Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) bagi publik. Memiliki tujuan membentuk para pemimpin berintegritas, cendekia, transformative, dan melayani masyarakat.

Dari asnaf jihad fii sabilillah, BAKTI NUSA hadirkan sarana Leadership Project dalam proses pembinaan penerima manfaatnya. Pembinaan personal spesifik dank has yang melahirkan inovasi sosial dengan fokus menebar kebermanfaatan di sisi bisnis, pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan sosial. Para penerima manfaat didukung hasilkan model pemberdayaan kekinian yang berimpact luas dan hadirkan perubahan positif di masyarakat.

BAKTI NUSA berupaya menghadirkan calon pemimpin-pemimpin terbaik masa depan yang siap hadir di tengah masyarakat dan ikut andil dalam kemajuan bangsa dan negara. Terus berikhtiar menjadi laboratorium inovasi pemberdayaan kekinian dan relevan. Mari berkolaborasi untuk terus bersama-sama menghadirkan ‘impact’ yang jauh lebih besar bagi masyarakat dan bangsa kita. (*/BN)

Related posts