OELAMASI, BN – Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian daerah.
Dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Tingkat Kabupaten Kupang yang digelar Selasa (11/2/2025), di aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, ia menekankan pentingnya pembangunan pertanian yang terintegrasi dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Plt. Sekda Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, serta Kajari Kabupaten Kupang, Muhammad Ilham.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menyoroti kebutuhan Kabupaten Kupang untuk mencapai swasembada pangan. Saat ini, kebutuhan beras di Kabupaten Kupang mencapai lebih dari 55 ribu ton per tahun, sementara produksi lokal baru sekitar 46 ribu ton. Oleh karena itu, peningkatan produksi beras menjadi salah satu prioritas, di samping pengembangan komoditas hortikultura seperti jagung dan kacang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Pembangunan sektor pertanian harus berbasis pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya manusia, serta teknologi. Selain itu, kebijakan pemerintah harus diarahkan untuk mencapai swasembada pangan,” ujar Yosef Lede.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peningkatan sektor pertanian juga berperan dalam mengendalikan inflasi di Kabupaten Kupang. Dengan stok kebutuhan pokok yang terjaga, harga bahan pangan bisa lebih stabil, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, termasuk penurunan angka stunting.
Yosef Lede juga berpesan kepada para penyuluh pertanian untuk terus berinovasi dalam metode penyuluhan agar lebih efektif dalam membantu petani meningkatkan usaha pertanian mereka. Pemanfaatan teknologi, termasuk media sosial, juga dinilai penting untuk pemasaran hasil pertanian.
Di akhir sambutannya, Bupati Kupang menginstruksikan Dinas Pertanian untuk memastikan distribusi pupuk yang merata bagi petani serta memberikan perhatian khusus kepada Petani Milenial agar mereka terus bersemangat dan berdedikasi dalam mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Kupang. (*/BN)






