Sinergi Jasa Raharja NTT dan Undana untuk Kampanye Safety Riding

  • Whatsapp
Pertemuan antara pihak Jasa Raharja NTT dan Undana Kupang. (Foto: dok. Jasa Raharja NTT)

KUPANG, berandanusantara.com – Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur, Bapak Nasjwin, didampingi Kepala Unit Operasional dan Humas, Eko Mulyanto melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, Rabu (30/3/2022).

Kehadiran Kepala Cabang Jasa Raharja NTT ini disambut langsung oleh Rektor Universitas Nusa Cendana, Dr. Drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., yang didampingi Wakil Rektor Bidang Bidang Kemahasiswaan, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., di Ruang Kerjanya.

Read More

banner 728x250

Kunjungan kali ini bertujuan untuk membangun sinergitas dan kolaborasi antara PT. Jasa Raharja Cabang NTT dan Universitas Nusa Cendana Kupang, yang merupakan Universitas Negeri terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang NTT, Nasjwin mengungkapkan, saat ini Jasa Raharja melakukan berbagai terobosan dalam mengkampanyekan Safety Riding dan mengajak generasi muda untuk lebih peduli dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan raya.

Jasa Raharja berharap, akan ada penguatan literasi generasi milenial terkait budaya keselamatan berkendara di jalan raya. Selain itu, Nasjwin berharap agar kampanye “Berkendara Secara Aman” atau “Safety Riding” menjadi bagian dari proses pembelajaran di kampus, khususnya Undana.

“Di NTT, korban kecelakaan terbesar masih didominasi usia produktif, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa. Maka sangat kami harapkan adanya literasi program safety riding di lingkungan kampus, dengan harapan mahasiswa akan lebih paham. Sehingga selain untuk keselamatan diri sendiri minimal bisa memberikan edukasi bagi tetangga, teman, maupun keluarganya. Mahasiswa sebagai agent of change dapat memberikan contoh dalam berkeselamatan lalu lintas di masyarakat,” ujar Nasjwin.

Sementara itu, Rektor Undana, Dr. Drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc. menyampaikan bahwa saat ini Indonesia mendapat bonus demografi dengan banyaknya potensi populasi usia produktif yang tinggi. Tanggung jawab mahasiswa tidak hanya terkait pembelajaran di ruang-ruang perkuliahan, tetapi harus berdampak dan memberi pengaruh positif bagi lingkungannya.

“Pembelajaran saat ini tidak sebatas di ruang kuliah saja, tetapi di semua sektor, termasuk agent pelopor keselamatan berkendara sehingga dpt menghadirkan pengaruh dalam perilaku peduli keselamatan berkendara. Di Undana, perilaku tertib berkendara sudah digalakan secara masif, misalnya siapa pun yang memasuki kawasan kampus tidak boleh “GTO” (red. Gonceng tiga orang), termasuk kewajiban penggunaan helm dan tdk perkenankan knalpot racing,” ungkap Maxs.

Dijelaskan Maxs, Undana saat ini sedang mengembangkan program Health Promoting University (HPU) dimana melalui program ini, dilakukan kampanye kesehatan dan disertai pembentukan dibentuk tim Task Force guna mengkomunikasikan terkait kampanye kesehatan. Hal ini juga dapat dikolaborasikan dengan program reguler untuk melakukan promosi keselamatan berkendara.

Diakhir diskusi, Nasjwin juga menyampaikan harapannya, agar komunikasi dan sinergitas antara Jasa Raharja dengan Undana dapat dibangun, karena tujuan utama dari kehadiran tersebut adalah peningkatan kesadaran generasi milenial terhadap keselamatan lalu lintas dan munculnya Millennials Road Safety Hero. (*/BN/JR)

Related posts