Mahasiswa STAKN Kupang Akan Dibekali Ilmu Jurnalistik

Debby Yunita Mada. (Dok pribadi)

Debby Yunita Mada. (Dok pribadi)

KUPANG, berandanusantara.com –  Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang, NTT, rencananya akan diberi pelatihan ilmu jurnalistik. Kegiatan ini rencananya akan digelar di Kampus STAKN Kuppang pada 9 November 2019 mendatang.

Kegiatan tersebut digelar berkat ide yang tercetus dari salah satu Dosennya, Debby Yunita Mada yang masih dalam masa Pelatihan Dasar (Latzar). Bentuk aktualisasinya mengambil topik ‘jurnalisme mahasiswa’.

Kepada media ini, Kamis (7/11/2019), Debby mengungkapkan bahwa sebetulnya rancangan aktualisasinya lebih mengarah pada memberikan pehamanan bagi mahasiswa tentang bermedia sosial dengan bijak dan benar.

Namun menurutnya, jauh lebih baik lagi jika mahasiswa dibekali dengan ilmu jurnalistik sehingga bisa memanfaatkan media sosial dengan postingan menggunakan bahasa yang baik, bernilai informatif, serta edukatif dan mencerminkan mahasiswa itu sendiri sebagai kaum intelektual.

“Mahasiswa juga bisa “melek media” serta dapat mengasah kemampuan juga di bidang menulis,” ungkap Debby.

Selain itu menurutnya, lewat pelatihan ini diharapkan dapat merubah pola pikir mahasiswa dalam penggunaan medsos. Dan lebih baik lagi, lanjutnya, mahasiswa menggunakan media sosial untuk mempromosikan Kampus.

“Kalau selama ini medsos hanya digunakan untuk kepentingan eksistensi diri, kita usahakan rubah agar mahasiswa STAKN bisa memanfaatkan medsos dengan gaya baru yang lebih mendidik,” ujarnya.

Debby juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan ini mendapat dukungan dari para unsur pimpinan di STAKN Kupang. Bahkan, Ketua STAKN Kupang, Harun Y. Natonis akan hadir membuka kegiatan tersebut.

Narasumber yang dihadirkan pada pelatihan tersebut antara lain; Ketua Jurnalis Online NTT, Joey Rihi Ga; Wakil Pemimpin Redaksi Harian Timor Ekspres, Semmy Balukh dan Kontributor Media Nasional Tempo, Jhon Seo.

“Peserta yang diikutsertakan dalam kegiatan ini ditargetkan sebanyak 50 orang. Para Dosen dan Staf juga akan ikut,” pungkasnya. (BN/MDA)

Show Buttons
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Pinterest
Hide Buttons